Tahapan Perkembangan Motorik Bayi

  • 29 Apr 2026 23:10 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Perkembangan motorik bayi adalah proses bertahap yang terjadi sesuai dengan usia dan kesiapan tubuhnya. Motorik kasar maupun halus berkembang seiring waktu, dan setiap tahap memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan bayi untuk bergerak, berinteraksi, dan belajar mengenal lingkungannya.

Tahap awal biasanya dimulai ketika bayi belajar mengangkat kepala saat tengkurap. Aktivitas sederhana ini melatih otot leher dan punggung, sekaligus menjadi dasar bagi gerakan berikutnya. Setelah itu, bayi mulai belajar berguling dan duduk dengan bantuan, yang menandai kemajuan koordinasi tubuhnya.

Memasuki usia sekitar enam hingga sembilan bulan, bayi mulai merangkak. Merangkak bukan hanya latihan fisik, tetapi juga melatih koordinasi antara tangan dan kaki. Pada tahap ini, bayi belajar menjelajah lingkungan sekitar, sehingga stimulasi berupa mainan atau interaksi orang tua sangat membantu perkembangan motoriknya.

Tahap berikutnya adalah berdiri dengan bantuan. Bayi biasanya akan berpegangan pada benda di sekitarnya untuk menopang tubuh. Dari sini, kemampuan berjalan perlahan mulai terbentuk. Awalnya bayi berjalan dengan bantuan, kemudian berani melangkah sendiri meski masih goyah.

Setiap tahap perkembangan motorik membutuhkan stimulasi yang tepat. Orang tua dapat membantu dengan memberikan ruang aman bagi bayi untuk bergerak, menyediakan mainan edukatif, serta mendukung dengan interaksi positif. Dengan stimulasi yang konsisten, bayi akan berkembang optimal sesuai tahapan usianya, dan setiap pencapaian kecil menjadi bagian penting dari perjalanan tumbuh kembangnya.

Sumber:

  • World Health Organization (WHO) – Infant and young child development
  • American Academy of Pediatrics (AAP) – Motor development milestones in infants
  • UNICEF – Early childhood development and stimulation
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....