Cegah Malaria, Peran Keluarga Jadi Kunci Utama
- 25 Apr 2026 09:03 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia, RRI Manokwari menggelar dialog interaktif bertema “Jaga Papua Barat dari Malaria Dimulai dari Rumah”, Jumat 25 April 2026.
Dialog tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Frans Abidondidu, dokter spesialis penyakit dalam Fany Oktarina, serta kader malaria dari Kampung Bakaro, Anita Wasiani.
Dalam pemaparannya, Frans Abidondifu menegaskan bahwa Papua Barat masih menjadi wilayah dengan risiko penularan malaria yang cukup tinggi. Ia menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam upaya pencegahan.
| Baca juga: Rumah Bersih Membantu Tubuh Tetap Sehat |
“Pengendalian malaria tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi harus dimulai dari rumah tangga, seperti penggunaan kelambu, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Fany Oktarina mengingatkan bahwa malaria merupakan penyakit serius yang dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Ia mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala awal seperti demam, menggigil, dan berkeringat.
“Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat segera dilakukan dan komplikasi bisa dicegah,” jelasnya.
Dari sisi pemberdayaan masyarakat, Anita Wasiani menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada warga dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya malaria.
“Kami melakukan edukasi dari rumah ke rumah, memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan kelambu serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” katanya.
Dialog interaktif tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab, yang dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait penanganan malaria di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Papua Barat terhadap bahaya malaria semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan berbasis keluarga.
Peringatan Hari Malaria Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Papua Barat yang bebas dari malaria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....