Tidak semua bungkus aman untuk makanan panas
- 23 Mar 2026 15:57 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID,Manokwari - Pernahkah kamu membeli bakso panas, yang di bungkus plastik? Atau memanaskan microwave meal langsung dengan wadahnya ? Rasanya praktis ya ? Tapi tunggu dulu, di balik kepraktisan itu ada reaksi kimia yang mungkin "membumbui" makanan kamu. Pada dasarnya material pembungkus makanan mengandung zat kimia agar teksturnya fleksibel.
Masalah muncul ketika zat ini bertemu suhu tinggi, panas memicu proses yang di sebut migrasi di mana molekul kimia dari pembungkus berpindah masuk ke dalam makanan.
Di lansir dari Alodokter Tidak semua pembungkus di ciptakan sama ada beberapa yang harus Kamu waspadai :
- Koran bekas bisa melepas tinta & residu kimia saat terkena minyak dan panas.
- Kresek hitam sering dari plastik daur ulang campuran — asalnya tidak selalu jelas.
- Plastik bening tipis belum tentu tahan panas — cek label food grade. Label food grade itu penting.
- Cup plastik punya kode berbeda: PET untuk dingin, PP lebih tahan hangat.
- Cek kode di bawah wadahnya menentukan aman atau tidak. Salah pakai resikonya pindah ke minuman.
- Styrofoam bisa melepas styrene saat kena panas & lemak.
Menurut International Agency for Research on Cancer, styrene dikategorikan kemungkinan karsinogen.
Paparan mungkin kecil.Tapi kalau berulang setiap hari, tetap perlu diperhitungkan.
Makanan sehat juga butuh kemasan yang aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....