Biaya Kesehatan Meningkat, Persiapkan Diri dan Keluarga
- 23 Feb 2026 11:54 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID,Manokwari - Di masa sekarang, kondisi kesehatan semakin sulit diprediksi. Hal ini disebabkan oleh kondisi lingkungan, tingkat stres yang tinggi, dan gaya hidup yang tidak sehat. Hal tersebut menyebabkan penyakit seperti jantung, diabetes, dan lainnya bisa menimpa siapa saja, tanpa memandang usia atau status sosial.
Sementara itu, biaya kesehatan seperti biaya check-up, rawat inap, maupun rawat jalan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Jika hanya mengandalkan menabung secara konvensional, biaya tersebut belum tentu bisa ditutupi secara penuh, terutama ketika menghadapi kasus yang membutuhkan perawatan jangka panjang atau pengobatan khusus.
Inflasi di bidang kesehatan juga terus terjadi dan seringkali lebih tinggi dibandingkan rata-rata inflasi nasional. Menurut data survei 2021 Global Medical Center, hampir setengah (49%) pengelola asuransi terkemuka di dunia memperkirakan kenaikan biaya medis akan tetap konstan selama tiga tahun ke depan, sementara 40% memperkirakan biaya tersebut akan terus meningkat signifikan.
Jatuh sakit, terutama karena penyakit kritis, bukan hanya berdampak pada kondisi fisik tetapi juga bisa mengganggu stabilitas finansial. Kombinasi gaya hidup, genetika, dan faktor lingkungan menjadi penyebab utama seseorang terkena penyakit kritis secara tiba-tiba. Biaya pengobatannya yang sangat tinggi, ditambah dengan hambatan pada aktivitas kerja dan kebutuhan yang tetap berlanjut, bisa membuat kondisi keuangan menjadi tertekan bahkan terpuruk.
Menanggapi risiko tersebut, Prudential Syariah meluncurkan produk PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS). Produk ini dirancang untuk membantu melindungi diri dan keluarga dari beban biaya akibat penyakit kritis di masa depan. Selain memberikan penggantian biaya rumah sakit, produk ini juga menyediakan santunan kematian jika peserta meninggal selama masa kepesertaan, sehingga memberikan rasa aman yang lebih komprehensi.
(Sumber: www.prudentialsyriah co.id).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....