Pemkab Teluk Bintuni Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan

  • 29 Jan 2026 09:34 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, terus komitmen memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui BPJS Kesehatan. Komitmen ini ditunjukan dengan prestasi meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, Selasa, 27 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diberikan oleh BPJS Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen kepala daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan seluruh warga memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang bermutu dengan biaya terjangkau.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teluk Bintuni, Laras Nuryani, yang mewakili Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menerima penghargaan tersebut. Pasalnya Teluk Bintuni masuk sebagai penerima Kategori Utama, bersama 75 daerah terpilih dari total 394 kabupaten/kota yang menjadi nominator.

“Teluk Bintuni masuk Kategori Utama khusus, 75 dari 394 kabupaten,” ujar Laras Nuryani, Rabu (28/1/2026). Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Laras Nuryani juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan, serta dukungan penuh masyarakat Teluk Bintuni.

“Penerimaan UHC Award 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Pemda Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara serius dan konsisten dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. Ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga keberhasilan seluruh masyarakat Teluk Bintuni,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah yang juga dimasukan dalam visi dan misi bupati dan wakil bupati. Menurutnya kesehatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Teluk Bintuni.

Sementara itu, kepala BPJS Kesehatan Cabang Teluk Bintuni Gayus Wainaribaba mengatakan, penghargaan UHC ini diberikan kepada daerah baik provinsi maupun kabupaten yang telah memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan Minimal 98 persen dan tingkat keaktifanya minimal 80 persen.

"Teluk Bintuni masuk kategori utama karena cakupan kepesertaan kita sudah lebih dari 99 persen, dan keaktifan peserta sudah melebihi 95 persen," Ujar Gayus.

Tak hanya itu, Kabupaten Teluk Bintuni juga termasuk daerah yang tidak memiliki tunggakan iuran BPJS kesehatan. Hal ini karena sejak Desember 2025 iuran telah lunas dibayarkan oleh pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....