Thalassophobia Ketakutan Ekstrem pada Lautan yang Dalam
- 21 Jan 2026 13:02 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari: Laut menjadi tempat yang menyenangkan bagi sebagian orang yang sangat menyukai keindahan, ketenangan dan gemuruh ombak yang mengeliat di pelupuk mata, tapi sebagian orang lagi bisa jadi sangat ketakutan.
Dalam artikel ini akan membahas Thalassophobia sebuah istilah untuk ketakutan berlebihan terhadap laut, dilansir dari webmd Thalassophobia adalah fobia spesifik yang ditandai oleh rasa takut yang intens, berlebihan, dan tidak terkendali terhadap laut, samudera, atau perairan dalam lainnya seperti danau besar.
Ketakutan ini lebih dari sekadar rasa gugup biasa ketika berada di dekat air bagi penderitanya, laut bisa memicu kecemasan berat bahkan saat hanya membayangkannya saja. Istilah thalassophobia berasal dari bahasa Yunani: thalassa yang berarti “laut” dan phobos yang berarti “takut”.
Meskipun istilah ini tidak secara khusus dicantumkan dalam buku panduan diagnostik mental seperti DSM-5, thalassophobia termasuk dalam kategori phobia lingkungan alami — sama seperti takut ketinggian atau badai karena berpunca dari reaksi kecemasan terhadap lingkungan alam tertentu.
Dilansir dari beberapa sumber terpercaya seperti enviroliteracy, webmd, wikipedia ada beberapa penyebab fobia ini seperti :
- Pengalaman Traumatis, Sering kali rasa takut muncul setelah kejadian yang mengejutkan atau berbahaya, seperti hampir tenggelam, menyaksikan kecelakaan di laut, atau pengalaman negatif saat belajar berenang.
- Pembelajaran dan Lingkungan, Melihat orang lain takut atau mendengar cerita menakutkan tentang laut dapat memicu kecemasan juga. Proses ini disebut observational learning belajar rasa takut melalui pengamatan.
- Beberapa orang mungkin secara biologis lebih rentan terhadap kecemasan dan fobia tertentu karena genetik atau fungsi otak yang membuat mereka lebih sensitif terhadap ancaman
- Ketakutan terhadap Hal yang Tidak Diketahui, Laut yang luas, gelap, dan penuh misteri bisa memicu ketakutan terhadap hal-hal yang tak terlihat atau tak terkendali — sebuah respons yang mungkin berasal dari mekanisme bertahan hidup manusia
Adapun gejala nya dapat berupa Detak jantung cepat atau palpitasi, Sesak napas atau napas cepat, Berkeringat dan gemetar, Mual atau pusing, Dada terasa sesak, Sakit kepala atau pingsan ringan, Perasaan takut atau panik hebat, Ketakutan akan kehilangan kontrol, Menghindari pantai, laut, atau bahkan gambar dan cerita terkait laut, Takut terhadap makhluk bawah laut atau kedalaman yang tak terlihat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....