Beras Paling Sehat untuk Diet Menurut Ahli
- 07 Okt 2024 19:07 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari : Beras merupakan salah satu makanan pokok dari setengah populasi dunia, termasuk Indonesia. Tidak hanya terjangkau, beras juga menjadi sumber energi bagi tubuh. Meski begitu, tidak semua jenis beras baik untuk dikonsumsi, khususnya bagi yang menjalani program diet. Sebab beberapa di antara jenis beras memiliki kalori yang cukup tinggi.
Melansir Health, dengan kita mengonsumsi beras rendah kalori, Anda bisa mengontrol asupan karbohidrat dalam tubuh, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.
Berikut adalah daftar varietas beras paling sehat dikonsumsi,
1. Beras Cokelat
Beras cokelat merupakan jenis beras yang juga sangat baik untuk diet. Beras cokelat adalah jenis beras yang kulit gabahnya dibuang, tetapi lapisan kulit ari dan kulit luarnya tetap ada, sehingga menghasilkan warna beras cokelat atau kecokelatan. Beras ini mengandung antioksidan, vitamin B, dan serat. Sementara itu, lembaga, atau embrio, mengandung vitamin B, lemak sehat, mineral, dan sejumlah protein.
2. Beras Hitam
Beras hitam adalah salah satu varietas beras yang paling bernutrisi. Beras ini mengandung lebih banyak protein dan serat dibandingkan dengan beras putih. Berasal dari Jepang, beras ini memperoleh warna ungu kehitaman yang pekat dari kandungan antosianinnya yang melimpah. Antioksidan berperan penting dalam melindungi terhadap penyakit kardiovaskular dan kanker. Penelitian menunjukkan bahwa beras hitam melampaui beras cokelat, merah, dan ungu dalam aktivitas antioksidan.
3. Beras Merah
Terkenal karena rasa kacangnya dan aromanya yang harum, beras merah sebagian besar tumbuh di Thailand, Bhutan, dan wilayah Camargue di Prancis selatan. Beras ini juga tumbuh di Lembah Sacramento, California. Seperti beras berpigmen lainnya, beras merah mengandung kadar antosianin dan antioksidan lainnya yang tinggi. Beberapa varietas beras merah sangat kaya akan zat besi dan zinc. Zat ini dapat membantu untuk pembentukan hemoglobin, kekebalan tubuh dan penyembuhan luka.
4. Beras Ungu
Beras ungu merupakan varian lain dari beras gandum utuh yang tersedia dalam dua bentuk berbeda yakni beras panjang dan beras ketan. Beras ungu mengandung jumlah kalori yang mirip dengan beras putih atau beras cokelat, yaitu sekitar 356 kkal dalam takaran 100 gram. Beras ungu semakin menarik perhatian baik dari para peneliti maupun konsumen karena kandungan antosianinnya yang luar biasa. Mengonsumsi roti yang terbuat dari beras ungu membantu menurunkan kadar gula darah dan insulin dibandingkan dengan mengonsumsi beras putih.
5. Beras Liar
Terlepas dari namanya, beras liar bukanlah beras sejati melainkan rumput semi-akuatik. Beras liar termasuk golongan gandum utuh yang mengandung sekitar tiga kali lebih banyak serat dan protein daripada nasi putih. Ini yang menjadikannya sebagai pilihan beras yang juga lebih mengenyangkan.
6. Beras Putih yang Diperkaya
Beras putih yang diperkaya adalah jenis beras yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Tidak seperti beras merah, lapisan kecambah dan kulit ari dihilangkan pada beras putih, sehingga hanya menyisakan endosperma yang mengandung pati. Meskipun beras yang diperkaya umumnya mengandung lebih sedikit serat dan protein daripada beras merah, beras ini diperkaya dengan vitamin dan mineral seperti vitamin B dan zat besi.
7. Beras Arborio
Dinamakan berdasarkan nama sebuah kota di Piedmont, Italia, beras Arborio menonjol karena bentuknya yang oval dan tampilannya yang putih susu. Beras ini terkenal karena kandungan amilosa (sejenis pati) yang tinggi. Oleh karena itu, beras Arborio melepaskan sejumlah besar pati selama pemasakan, sehingga menghasilkan tekstur lembut yang ideal untuk memasak risotto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....