3 Fakta Mengenai Gurita
- 30 Agt 2024 14:51 WIB
- Manokwari
KBRN, Bintuni: Gurita, ketika mendengar nama hewan laut yang satu ini, pastinya fikiran kita langsung tertuju pada hewan yang bertengtakel dan memiliki tinta sebagai senjatanya. Hewan ini memiliki daging yang kenyal membuat gurita juga menjadi salah satu makanan laut yang banyak di gemari oleh hampir semua kalangan.
Di lansir dari Bobo.id, Gurita merupakan hewan laut yang termaksud ke dalam kelas hewan chepalopoda. Apa yang di maksud dengan chepalopoda? Chepalopoda di ambil dari bahasa latin yaitu, chepalus dan poda, yang artinya "kaki di kepala" cumi-cumi dan sotong juga termasuk di dalamnya.
Kemampuan gurita yang paling terkenal dan banyak di ketahui adalah dapat menyemprotkan tinta untuk mencegah pemangsa, dan masih banyak lagi fakta lain gurita, yuk kita simak bersama:
1. Gurita Memiliki 3 Jantung
Manusia dan hewan umumnya hanya punya 1 jantung yang bekerja untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Namun berbeda dengan gurita.
Sebab hewan laut ini tidak hanya memiliki 1 jantung, melainkan 3 buah jantung. 3 buah jantung dalam tubuh gurita memiliki fungsi yang berbeda meskipun tugasnya sama, yakni mengalirkan darah ke seluruh pembuluh darah.
Jantung utama Gurita yang disebut jantung sistemik fungsinya sama seperti manusia, yakni memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu 2 jantung gurita lainnya adalah jantung cabang atau yang biasa di sebut dengan jantung insang karena letaknya memang dekat insang.
Berbeda fungsi dari jantung utama, jantung cabang atau jantung insang ini berfungsi memompa darah melalui insang, yang tidak banyak di ketahui orang adalah warna darah gurita ternyata biru, karena mengandung protein berbasis tembaga yang di sebut Hemolyanin. Inilah yang menyebabkan gurita memerlukan 2 jantung lainnya, untuk mengimbangi dan memompa darah pada tekanan tinggi.
2. Kemampuan Berkamuflase
Tidak hanya Bunglon yang bisa melakukan kamuflase, ternyata gurita juga bisa melakukan kamuflase seperti yang di lakukan bunglon. Lengan gurita menunjukan kemampuan supernya, yakni dapat bereaksi ketika menerima cahaya yang mengenai kulit gurita.
Kromatofora berupa organ yang di penuhi pigmen, akan mengubah warnanya. Kromatofora adalah sel-sel yang berfungsi untuk menerima cahaya.
Para ilmuan juga menyebut Kromatofora punya fungsi lainnya. Contohnya seperti dapat mendeteksi cahaya lokal,beraksi terhadap cahaya, sehingga mengirim sinyal ke otak. Dengan sel inilah, gurita mengubah warna tubuhnya dan melakukan kamuflase untuk melindungi diri sendiri dari bahaya.
3. Memiliki Tinta yang Berbahaya
Hewan laut gurita ini terkenal bisa menyemburkan tinta untuk menghindar dari pemangsa. Smithonian Megazines mengungkapkan, gurita memiliki tinta yang mampu membuat musuhnya terluka karena mengandung senyawa Tirosinase.
Ketika di semburkan ke mata predator, senyawa ini menyebabkan iritasi yang mampu membutakan dan juga merusak indra penciuman. Senyawa yang terkandung pada tinta terlalu manjur, sehingga gurita yang tidak lepas dari tinta mereka sendiri juga bisa mati.
Jadi guys, inilah 3 fakta mengenai gurita dan masih banyak lagi fakta-fakta hewan laut yang akan kita bahas di artikel selanjutnya.. semoga bermanfaat.🥰
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....