Asal Usul Tifa

  • 25 Mei 2024 05:06 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Tifa adalah alat musik tradisional yang ada di Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua, di maluku Tifa di sebut dengan Tifa Toto buang menyerupai gong kecil tidak ada pegangan ,ada empat jenis tifa yaitu tifa jekir, tifa potong, tifa dasar dan tifa bas, alat musik tifa biasanya di gunakan untuk mengiringi tarian tradisional.

Di Papua Tifa terbuat dari kayu lokal Papua yakni kayu susu, dan hanya di dapatkan di hutan belantara dan melalui serangkaian proses pembuatan khusus, selain itu ada mitos tentang asal usul tifa di Papua di lansir dari Gramedia.com

Konon katanya, terdapat dua bersaudara asal Papua yang bernama Fraimun serta Saran Bayar. Mereka melakukan petualangan dan pergi meninggalkan desa yang sudah tenggelam. Lalu, mereka memilih untuk menetap di Wamp Ender, Biak Utara. Saat sedang berburu di malam hari, dua bersaudara ini kemudian menemukan pohon opsur, sebuah pohon yang mengeluarkan suara di tengah hutan.

Keesokan harinya, saat kembali mendatangi pohon untuk mencari tahu asal suara, ternyata mereka menemukan lebah madu, biawak, soa- soa dan binatang-binatang lain yang tinggal di pohon tersebut.

Hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk menebang pohon dan membuang bagian tengahnya dengan menggunakan besi panjang yang mana ujungnya sudah dibuat dengan tajam. Kemudian, bagian pohon yang sudah dilubangi dibuat hingga sama seperti pipa. Hal ini dilakukan agar pohon yang dilubangi terlihat rapi.

Awalnya, sang adik berniat menutupi salah satu sisinya dengan menggunakan kulit paha sang kakak, namun karena akan menyakiti sang kakak akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan kulit soa-soa. Cara menangkap soa-soa juga terbilang cukup unik, mereka tak menangkapnya begitu saja, tetapi malah memanggil hewannya dengan menggunakan bahasa Biak.

Hei, napiri Bo..”. Entah mengapa hewan ini seperti paham serta mengerti dan mendatangi keduanya begitu saja. Soa-soa pun kemudian dibunuh dan dikuliti untuk yang kemudian kulitnya digunakan untuk menutupi salah satu permukaan lubang kayu, dan hasilnya berupa alat musik tifa sebagaimana yang kita kenal saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....