Gasing Hadir di Tiga Distrik, Pemkab Bintuni Perluas Akses Pendidikan

  • 28 Jul 2026 09:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pegunungan. Salah satunya melalui pelaksanaan program pembelajaran Matematika Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) yang resmi digelar di Distrik Tomu, Merdey, dan Masyeta, Senin 28 Juli 2026.

Program yang merupakan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Jaya tersebut melibatkan sekitar 140 peserta yang terdiri dari siswa SD, SMP, dan guru dari 18 satuan pendidikan yang tersebar di tiga distrik tersebut. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni Henry Kapuangan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendistribusikan kualitas pendidikan secara merata sesuai visi pembangunan daerah SERASI (Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart, dan Inovatif).

“Kegiatan Gasing hari ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah Teluk Bintuni, baik di perkotaan maupun di daerah pesisir dan pegunungan,” Ujarnya.

Menurutnya, program Gasing sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Kota Bintuni dan Distrik Babo raya tahun ini, pemerintah daerah memperluas pelaksanaannya ke wilayah Sebyar Raya dan daerah pegunungan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh siswa.

Ia menjelaskan, metode Gasing terbukti efektif meningkatkan kemampuan akademik siswa. Hal itu terlihat dari hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP Kabupaten Teluk Bintuni yang tahun ini berhasil melampaui rata-rata Provinsi Papua Barat maupun nasional.

“Nilai TKA SMP Kabupaten Teluk Bintuni mencapai 52,67. Sementara rata-rata Papua Barat berada di angka 36,32 dan nasional 40,32. Ini menunjukkan kualitas pendidikan kita mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” katanya.

Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menjadi dasar bagi berbagai profesi dan jenjang pendidikan.

“Matematika menjadi fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Mau menjadi dokter, pilot, maupun masuk sekolah kedinasan, kemampuan matematika harus kuat. Karena itu kami terus mendorong program ini agar menjangkau seluruh wilayah,” Ujarnya

Kegiatan Gasing di Distrik Tomu, Merdey, dan Masyeta akan berlangsung selama 15 hari dengan melibatkan empat pendamping daerah serta sekitar 10 hingga 12 trainer dari Yayasan Indonesia Jaya (Prof Johanes Surya). Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga berencana memperluas program tersebut ke distrik lainnya sebagai upaya pemerataan mutu pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami ingin tidak ada lagi kesenjangan pendidikan. Semua anak Teluk Bintuni harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas,” Katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....