LLDIKTI XIV: Penerima KIP Kuliah di Papua Masih Jauh dari Kebutuhan
- 24 Jul 2026 09:39 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV menyebut jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) di Papua masih belum sebanding dengan kebutuhan mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.
Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Samuel Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., mengatakan, dari sekitar 60 ribu mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Papua, baru sekitar 16 ribu mahasiswa yang telah mendapatkan dukungan KIP Kuliah.
"Sejauh ini kita sudah sekitar 16.000 KIP Kuliah dari 60.000 mahasiswa di seluruh Papua. Jadi, memang kita masih jauh dari memadai. KIP Kuliah yang tersedia belum mencukupi untuk bisa diberikan kepada para mahasiswa yang ada di berbagai perguruan tinggi swasta," ujar Suriel Mofu.
Menurutnya, alokasi KIP Kuliah yang diterima LLDIKTI Wilayah XIV juga mengalami penurunan signifikan. Pada 2024, pihaknya memperoleh sekitar 4.000 kuota KIP Kuliah, sementara pada 2025 dan tahun ini jumlahnya hanya sekitar 1.700 kuota.
"Turun jauh sekali. Sebelumnya kita mendapatkan 4.000 di tahun 2024, 2025 turun menjadi 1.700, dan tahun ini juga 1.700. Jadi, belum ada peningkatan KIP yang signifikan untuk kita," katanya.
Suriel Mofu berharap pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dapat memberikan tambahan kuota KIP Kuliah, terutama menjelang akhir tahun. Tambahan kuota tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu di wilayah Papua.
Ia menyebut, tambahan kuota KIP Kuliah biasanya dapat diberikan melalui kebijakan pemerintah menjelang September atau Oktober. Karena itu, LLDIKTI Wilayah XIV berharap adanya tambahan kuota agar semakin banyak mahasiswa di Papua yang dapat memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....