Kenali Hari Zoonosis Sedunia, Lindungi Keluarga Dari Penyakit Hewan Berbahaya
- 13 Jul 2026 13:38 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari: Dilansir dari fao.org Setiap tanggal 6 Juli, dunia memperingati Hari Zoonosis Sedunia (World Zoonoses Day). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia.
Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang keberhasilan ilmuwan Louis Pasteur yang pada 6 Juli 1885 berhasil memberikan vaksin rabies pertama kepada seorang anak yang digigit anjing terinfeksi rabies. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pengendalian penyakit zoonosis.
Menurut World Health Organization (WHO), zoonosis adalah penyakit atau infeksi yang secara alami dapat berpindah dari hewan vertebrata ke manusia. Penyebabnya dapat berupa virus, bakteri, parasit, maupun agen penyakit lainnya.
Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan, konsumsi makanan yang terkontaminasi, air, maupun lingkungan yang tercemar. WHO mencatat terdapat lebih dari 200 jenis zoonosis yang telah dikenal, dan sekitar 60% penyakit menular pada manusia serta hingga 75% penyakit infeksi baru berasal dari hewan.
Beberapa penyakit zoonosis yang paling dikenal di Indonesia antara lain rabies, flu burung (avian influenza), leptospirosis, antraks, serta penyakit lain yang berasal dari interaksi manusia dengan hewan.
Penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat berdampak pada ketahanan pangan, sektor peternakan, perekonomian, dan perdagangan.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, berbagai organisasi internasional seperti World Health Organization, Food and Agriculture Organization, World Organisation for Animal Health, dan United Nations Environment Programme mendorong penerapan pendekatan One Health.
Pendekatan ini menekankan bahwa kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan saling berkaitan sehingga memerlukan kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pengendalian penyakit.
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran zoonosis. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan tangan setelah kontak dengan hewan, memastikan makanan terutama daging, telur, dan susu diolah hingga matang, melakukan vaksinasi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, menghindari kontak dengan hewan yang sakit atau liar, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pencegahan.Peringatan Hari Zoonosis Sedunia bukan sekadar mengenang sejarah penemuan vaksin rabies, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ancaman penyakit zoonosis masih nyata hingga saat ini. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dokter hewan, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.
Dengan menerapkan prinsip One Health, kita dapat bersama-sama melindungi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan demi masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....