Prediksi Pencairan Es Antartika Kian Akurat

  • 26 Jun 2026 21:42 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa masa depan lapisan es Antartika dalam beberapa dekade mendatang ternyata lebih mudah diprediksi dibandingkan yang selama ini diperkirakan para ilmuwan. Temuan ini memberikan harapan baru dalam upaya memahami dampak perubahan iklim, khususnya terkait kenaikan muka laut yang mengancam wilayah pesisir di berbagai belahan dunia.

Penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Monash University menunjukkan bahwa hingga sekitar pertengahan abad ini, laju pencairan es Antartika dapat diproyeksikan dengan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi. Hal ini dimungkinkan karena model iklim saat ini dinilai mampu menggambarkan kondisi pencairan yang sedang berlangsung, sehingga menghasilkan prediksi yang lebih akurat untuk beberapa dekade ke depan.

Selama ini, Antartika menjadi salah satu sumber ketidakpastian terbesar dalam proyeksi kenaikan muka laut global. Jika lapisan es di benua tersebut mencair lebih cepat dari perkiraan, dampaknya dapat memicu kenaikan permukaan laut yang signifikan dan mengancam jutaan penduduk yang tinggal di kawasan pesisir. Karena itu, kemampuan memprediksi perubahan di Antartika menjadi faktor penting dalam perencanaan mitigasi dan adaptasi iklim.

Meski hasil penelitian ini memberikan optimisme, para ilmuwan mengingatkan bahwa ketidakpastian masih tetap ada untuk periode setelah pertengahan abad. Beberapa proses alami yang dapat mempercepat hilangnya es, termasuk keruntuhan lapisan es dalam skala besar, masih sulit diprediksi secara pasti. Oleh sebab itu, pemantauan berkelanjutan dan pengembangan model iklim yang lebih canggih tetap diperlukan.

Temuan ini dinilai penting bagi negara-negara pesisir dan kepulauan, termasuk Indonesia. Dengan proyeksi yang lebih jelas mengenai perubahan lapisan es Antartika dalam beberapa dekade mendatang, pemerintah dapat menyusun strategi pembangunan dan perlindungan wilayah pesisir secara lebih terencana. Penelitian ini sekaligus menegaskan bahwa pemahaman ilmiah yang semakin baik dapat membantu dunia menghadapi tantangan perubahan iklim dengan lebih siap dan terukur.

Sumber: SciTech Daily

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....