Teror Badut Gendong Menghantui Malam Gelap Indonesia

  • 24 Mar 2026 17:46 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Badut Gendong (dikenal juga dengan judul internasional Dance of the Damned) adalah sebuah film horor misteri Indonesia yang menjadi bagian dari perluasan semesta sinematik Qodrat Universe. Film ini diproduksi oleh Magma Entertainment dan direncanakan akan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026.

Film ini pertama kali diumumkan secara resmi di ajang JAFF Market 2025 melalui sesi Future Slate Breakdown yang digelar oleh Magma Entertainment. Dalam acara tersebut, sutradara sekaligus produser Charles Gozali memperkenalkan Badut Gendong sebagai bagian penting dari strategi ekspansi naratif Qodrat Universe.

Produser Linda Gozali menggambarkan Badut Gendong dalam konteks semesta narasi sebagai sosok yang unik dan kompleks — secara metaforis ia disamakan dengan figur antagonis yang kuat, layaknya The Joker dalam semesta fiksi lainnya. Pendekatan ini menandakan film tidak sekadar horor biasa, tetapi juga mengeksplorasi motivasi di balik karakter antagonis tersebut.

Secara garis besar, Badut Gendong menceritakan tentang sepasang badut jalanan yang mulai diteror oleh sebuah entitas misterius. Teror ini bermula dari kejadian tragis yang berkaitan dengan ritual adat kuno dan jejak dendam berdarah dari masa lalu, yang kemudian membawa konflik serta misteri baru dalam cerita.

Film ini mengambil sudut pandang karakter antagonis sebagai fokus utama narasi, berbeda dari cerita utama Qodrat yang lebih banyak menonjolkan sisi protagonis dan kepahlawanan spiritual, Film ini disutradarai oleh Charles Gozali, yang juga berperan dalam menulis naskah cerita.

Beberapa aktor yang tercatat akan tampil dalam film ini antara lain: Marthino Lio sebagai salah satu pemeran utama, Dayinta Melira, Clara Bernadeth, dan Derby Romero juga masuk dalam daftar pemeran utama yang turut memperkaya karakter dalam film.

Badut Gendong diproduksi sebagai bagian dari Jagat Sinema Qodrat (Qodrat Universe), sebuah semesta film yang berkembang dari franchise Qodrat yang telah populer di Indonesia. Studio berharap film ini tidak hanya menambah kedalaman dunia cerita Qodrat, tetapi juga menjadi “gerbang” bagi kisah-kisah lanjutan dan koneksi naratif yang lebih luas di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....