Mengenal Film Kuyang Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai

  • 24 Mar 2026 16:45 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Film Kuyang : Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai adalah film horor Indonesia yang merujuk pada salah satu legenda mistis dari Kalimantan, yakni sosok “kuyang” , makhluk astral berbentuk kepala wanita yang terbang bersama organ dalamnya dan diyakini mengincar darah ibu hamil atau bayi. Film ini memperkenalkan cerita rakyat lokal kepada penonton dalam bentuk sinematik modern.

Film ini dirilis pada 7 Maret 2024 di bioskop Indonesia dan kemudian tersedia di platform global seperti Netflix pada 11 Juli 2024, dengan Sutradara Yongki Ongestu, penulis skenario Achmad Benbela & Alim Sudio, dan produksi Aenigma Pictures.

Film ini berkisah tentang Bimo, seorang pegawai negeri sipil (PNS), yang ditugaskan di sebuah desa terpencil di pedalaman Kalimantan bersama istrinya, Sriatun, yang tengah hamil. Sesampainya di desa itu, kehidupan mereka berubah drastis ketika sejumlah kejadian aneh mulai terjadi suara misterius, bayangan yang mengintai, hingga gangguan yang semakin mengancam keselamatan Sriatun dan janin yang dikandungnya.

Ternyata, desa itu dihantui oleh kuyang, makhluk gaib dari legenda Kalimantan yang dipercaya mencari tumbal berupa darah ibu hamil atau bayi. Bimo pun harus berjuang melindungi istri dan anak mereka dari ancaman yang kian intens.

Dalam budaya Kalimantan, kuyang digambarkan sebagai sosok wanita yang bisa melepaskan kepalanya dari tubuhnya di malam hari untuk mencari mangsa, biasanya ibu hamil atau bayi, demi kekuatan mistis. Di siang hari, ia tampak seperti manusia biasa namun memiliki ciri fisik tertentu. Film ini menggabungkan elemen legenda ini ke dalam narasi horor yang mencekam.

Beberapa aktor dan aktris yang tampil dalam film ini antara lain: Dimas Aditya sebagai Bimo, Alyssa Abidin sebagai Sriatun, Putri Ayudya sebagai Mina Uwe, Egy Fedly, Elly D. Luthan, Andri Mashadi, dan Totos Rasiti dalam peran pendukung lainnya.

Film Kuyang bukan hanya sekadar film horor biasa, tetapi juga merupakan upaya untuk mengangkat mitos lokal Kalimantan ke dalam medium sinema modern. Dengan kombinasi unsur budaya, kisah keluarga, dan ketegangan horor, film ini menarik minat penonton yang menyukai cerita seram yang berakar pada cerita rakyat Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....