Kerjasama Pendidikan antara Indonesia & UEA
- 19 Nov 2025 17:46 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari : Kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) semakin mengemuka dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Yayasan Khalifa bin Zayed Al Nahyan (UEA) dan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dilansir dari setneg.go.id, Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada November 2025, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat teknologi pendidikan (EdTech) di sektor pendidikan Islam.
Kolaborasi ini menitikberatkan pada pengembangan lembaga pendidikan keagamaan Islam di Indonesia, seperti madrasah dan pesantren, dengan memanfaatkan platform digital. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi transformasi pedagogi dan sistem pembelajaran berbasis teknologi yang sesuai dengan konteks lokal, tetapi tetap modern dan inklusif.
Salah satu inisiatif konkret dari kerja sama ini adalah pengembangan perangkat lunak (software platform) dan konten digital untuk mata pelajaran tertentu, serta pelatihan guru dan pengelola program pendidikan. Rencana ini mencakup mata pelajaran seperti Matematika dan Bahasa Arab, serta pembentukan “big data control center” untuk mendukung pengelolaan pembelajaran berbasis data.
Selain itu, pembentukan komite pengarah bersama (Joint Steering Committee) direncanakan untuk memastikan implementasi program yang berkualitas dan berkelanjutan. Kerja sama ini juga mencerminkan visi kedua negara untuk masa depan yang berkelanjutan melalui pendidikan.
UEA, dengan pengalaman dalam teknologi pendidikan dan kecerdasan buatan (AI), berkomitmen untuk membantu Indonesia memperkuat sistem pembelajaran digitalnya. Di sisi lain, Kementerian Agama Indonesia melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam dan memperluas akses pendidikan berkualitas ke seluruh pelosok negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....