AI Tanpa Kendali Ancam Martabat Manusia
- 10 Sep 2025 09:40 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Penelitian terbaru dari Universitas Charles Darwin di Australia memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa membahayakan martabat manusia jika tidak diatur dengan baik. Teknologi ini makin banyak digunakan di berbagai bidang, termasuk hukum dan layanan publik, tetapi tanpa perlindungan hak asasi manusia yang kuat.
Dilansir dari SciTechDaily, para peneliti menyoroti masalah besar yaitu banyak sistem AI beroperasi seperti "kotak hitam". Artinya, cara kerja dan keputusan AI sering kali tidak bisa dijelaskan atau dilacak. Hal ini membuat sulit bagi orang untuk mengetahui apakah hak mereka telah dilanggar, apalagi menuntut keadilan.
Meski disebut cerdas, AI sebenarnya tidak memahami apa yang dilakukannya. Sistem ini hanya mengenali pola, tanpa kesadaran, empati, atau penalaran seperti manusia. Karena itu, penggunaannya yang tidak hati-hati bisa mengurangi nilai kemanusiaan dan menjadikan manusia sekadar data.
Studi ini menyarankan agar pengembangan AI lebih fokus pada perlindungan manusia. Uni Eropa sudah mengambil pendekatan yang berpusat pada manusia, tetapi dibutuhkan kerja sama global agar teknologi ini tidak merusak nilai-nilai kemanusiaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....