Cek Asal Usul singkong
- 19 Jun 2025 18:47 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Tanaman umbi yang satu ini dapat dikonsumsi dan sangat familiar di Indonesia, tidak hanya di negara kita tanaman yang satu ini sangat populer di luar negeri terbukti dengan di luar negeri ada beberapa penyebutan dalam bahasa Perancis disebut dengan Manioc, di Filipina kamoteng kahoy atau balinghoy ,Di Thailand nama manioc, Afrika mogo, sedangkan di negara kita Indonesia di kenal dengan nama singkong.
Dilansir dari pertanian.uma.ac.id Nama ketela secara etimologi berasal dari bahasa Portugis “Castilla”, Singkong yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga euphorbiaceae, Singkong atau ketela pohon dapat dipanen pada saat pertumbuhan daun bawah mulai berkurang. Warna daun mulai menguning dan banyak yang rontok. Umur panen tanaman ketela pohon telah mencapai 6–8 bulan untuk varietas Genjah dan 9–12 bulan untuk varietas Dalam.
Sejarah awal budidaya singkong atau ketela pohon ini sudah ada di Brazil dan Paraguay sejak zaman prasejarah, yakni lebih dari 10 ribu tahun yang lalu, bukti-bukti arkeologis budidaya singkong justru banyak ditemukan di kebudayaan Indian Maya, tepatnya di Meksiko dan El Salvador. Di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) singkong mulai ditanam secara komersial di wilayah Kepulauan Hindia sekitar tahun 1810.
Kapan singkong masuk ke Indonesia? Menurut Haryono Rinardi dalam Politik Singkong Zaman Kolonial, singkong masuk ke Indonesia dibawa oleh Portugis ke Maluku sekitar abad ke-16, Singkong dipandang simbol kemiskinan, Tapi penyelamat kala paceklik atau bencana kelaparan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....