Perseverance NASA Ambil Gambar Langka dari Bulan Mars

  • 24 Mei 2025 07:56 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari : Perseverance menangkap sekilas pemandangan indah bulan kecil Mars, Deimos, yang terbit di langit sebelum fajar dengan menggunakan bidikan pencahayaan panjang yang digabungkan dari 16 gambar. Pada pukul 4:27 pagi waktu setempat.

Wahana penjelajah Perseverance milik NASA menangkap pemandangan menakjubkan Deimos, bulan Mars yang lebih kecil dari dua bulan lainnya, yang bersinar redup di langit sebelum fajar. Saat itu adalah hari ke-1.433 wahana penjelajah itu berada di Mars, dan momen itu terjadi dalam kegelapan yang hampir total.

Dikutip dari NASA, Perseverance menggunakan kamera navigasi kirinya untuk mengambil 16 foto dengan pencahayaan lama, yang masing-masing berdurasi 3,28 detik. Foto-foto tersebut kemudian digabungkan menjadi satu gambar langsung di wahana penjelajah, sebelum dikirim kembali ke Bumi. Secara keseluruhan, foto terakhir mewakili pencahayaan selama 52 detik.

Karena kondisi cahaya yang rendah, gambar tersebut mengandung kabut tipis dan gangguan digital. Banyak bintik putih yang tersebar di langit kemungkinan merupakan artefak dari kamera, meskipun beberapa bisa jadi merupakan sinar kosmik. Dua titik paling terang dalam gambar tersebut adalah bintang asli, Regulus dan Algieba, keduanya merupakan anggota konstelasi Leo.

Rover Perseverance milik NASA, bagian dari misi Mars 2020, adalah penjelajah robotik inovatif yang dirancang untuk memajukan pencarian kehidupan di Mars dan meletakkan dasar bagi misi manusia di masa mendatang. Sasaran utama Perseverance adalah astrobiologi khususnya, pencarian tanda-tanda kehidupan mikroba purba di Planet Merah. Untuk mencapainya, rover tersebut mempelajari geologi Mars dan iklim masa lalu, membantu para ilmuwan memahami sejarah dan potensi kelayak hunian planet tersebut.

Seperti diketahui perseverance adalah misi pertama untuk mengumpulkan dan menyimpan sampel batuan dan tanah Mars (regolith), menyimpannya dalam wadah tertutup. Sampel-sampel ini dimaksudkan untuk diambil dan dikembalikan ke Bumi oleh Mars Sample Return Program milik NASA, sebuah upaya kolaboratif dengan Badan Antariksa Eropa (ESA) yang akan memungkinkan analisis laboratorium yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Misi ini merupakan bagian utama dari Program Eksplorasi Mars NASA dan strategi Bulan ke Mars yang lebih luas, yang mencakup misi Artemis ke Bulan sebagai batu loncatan menuju eksplorasi manusia di Mars di masa mendatang. Penjelajah ini dibangun dan dioperasikan oleh Laboratorium Propulsi Jet (JPL) NASA, yang dikelola oleh Caltech di Pasadena, California.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....