KBRN, Manokwari: Dilansir dari wikipedia Malaka, kemlaka atau melaka (Phyllanthus emblica) adalah nama sejenis pohon yang buahnya sering diolah menjadi manisan dari genus Phyllanthus. Dalam bahasa Jawa disebut mlåkå atau kemlåkå. Kemungkinan nama ini berasal dari bahasa Sanskerta amalaka, yang kemudian diadopsi oleh berbagai bahasa lain, proto-bahasa bahasa Melayu yang kemudiaan bahasa Malaysia dan bahasa Indonesia.
Phyllanthus emblica adalah nama sejenis pohon dan buah yang masih berkerabat dekat dengan ceremei, Konon dari nama tumbuhan inilah asal usul nama Kesultanan Melaka yang menguasai semenanjung Malaysia dan pesisir timur Sumatera pada 1402 – 1511 M.
Pohon malaka atau kemloko di beberapa daerah di Indonesia mempunyai beberapa sebutan seperti malaka, melaka, kimalaka (Melayu), balaka (Minangkabau), malaka (Sunda, Betawi), kemloko (Jawa), malakah (Madura). Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut sebagai indian gooseberry atau myrobalan.
Pohon malaka termasuk salah satu pohon yang disucikan menurut agama Hindu. Berasal dari India dan Nepal, pada masa lalu pohon malaka banyak ditanam di Jawa, dan kini sebagian meliar di hutan-hutan dataran rendah yang kering. Pohon ini tahan terhadap kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....