Astronom Baru Saja Menemukan Dua Objek Besar Yang Seharusnya Tidak Ada
- 08 Feb 2025 09:55 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari : Para ilmuwan yang menggunakan data dari misi Gaia milik Badan Antariksa Eropa telah membuat penemuan yang sangat penting, yakni sebuah exoplanet besar dan sebuah katai coklat. Ini menandai pertama kalinya sebuah planet diidentifikasi hanya melalui kemampuan Gaia untuk mendeteksi goyangan gravitasi kecil yang ditimbulkannya pada bintang induknya.
Yang membuat penemuan ini semakin menarik adalah, bahwa kedua objek tersebut mengorbit bintang bermassa rendah suatu susunan yang dianggap sangat langka. Penemuan tak terduga ini menantang pemahaman kita tentang bagaimana planet dan katai coklat terbentuk dan berevolusi.
Di kutip dari scitechdaily penelitian ini dipublikasikan pada tanggal 4 Februari, yang mengonfirmasi keberadaan dua objek langit misterius tersebut menggunakan data dari wahana antariksa Gaia milik ESA. Yang pertama, Gaia-4b, adalah eksoplanet Super-Jupiter yang sangat besar, sedangkan yang kedua, Gaia-5b, adalah katai cokelat. Yang mengejutkan, kedua objek raksasa ini mengorbit bintang bermassa rendah, sehingga menantang model pembentukan planet saat ini.
Gaia-4b mengorbit bintang Gaia-4 yang sebelumnya biasa-biasa saja, yang terletak sekitar 244 tahun cahaya dari Bumi. Sementara itu, Gaia-5b mengorbit Gaia-5, bintang yang berjarak sekitar 134 tahun cahaya. Penemuan ini menempatkan mereka relatif dekat dengan kita dalam hal kosmik, tepat di dalam lingkungan galaksi kita.
Sifat tak terduga menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana objek masif seperti itu terbentuk di sekitar bintang yang lebih kecil. Misi Gaia yang sedang berlangsung akan memberikan data penting untuk membantu para ilmuwan lebih memahami sistem yang membingungkan ini.
Sejak diluncurkan pada tahun 2013, wahana antariksa Gaia milik ESA telah membangun peta tiga dimensi galaksi kita yang terbesar dan paling presisi. Berputar perlahan, wahana ini memindai langit dengan dua teleskop optik, berulang kali menunjukkan posisi dua miliar objek dengan presisi yang belum pernah terjadi sebelumnya, hingga akhir pengamatan ilmiahnya pada tanggal 15 Januari 2025.
Karena Gaia melacak gerakan bintang secara tepat sebuah teknik yang dikenal sebagai astrometri ribuan objek baru diperkirakan akan ditemukan dalam datanya. Sebuah planet yang mengorbit bintang menciptakan tarikan gravitasi kecil yang membuat bintang itu bergoyang di sekitar pusat massanya dan bergerak dalam gerakan seperti pembuka botol melintasi langit.
Objek yang paling mudah ditemukan menggunakan astrometri adalah objek yang sangat besar dan berada di orbit yang jauh di sekitar bintang induknya. Sebelumnya, beberapa katai coklat yang sangat besar dipastikan keberadaannya oleh teleskop lain yang mengamati cahaya redupnya di samping bintang terang yang telah dideteksi oleh Gaia.
Hal ini berbeda dengan metode transit , yang mendeteksi planet saat melintas di depan bintangnya dan kemungkinan besar akan menemukan planet dalam orbit yang dekat. Meskipun mendeteksi goyangan menunjukkan bahwa sebuah bintang mungkin memiliki planet, ada kemungkinan penyebab lainnya (seperti sistem bintang biner), sehingga penemuan astrometris harus dikonfirmasi menggunakan metode lain.
Sebuah exoplanet sebelumnya ditemukan oleh misi Gaia dan Hipparcos secara bersamaan, keberadaan Gaia-4b terungkap oleh data Gaia saja. Ketika kumpulan data Gaia berikutnya dirilis pada tahun 2026, data tersebut akan berisi data misi selama 5,5 tahun yang dapat mengungkap ratusan, jika tidak ribuan planet dan katai cokelat di sekitar bintang-bintang terdekat.
Itu akan memberi kita wawasan baru tentang bagaimana berbagai objek ini terbentuk, dan Gaia membuka jalan bagi era baru penemuan astrometri, yang mengarah pada pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai sistem planet yang menghuni galaksi kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....