Indeks Literasi dan Membaca di Papua Barat masih rendah
- 12 Des 2022 11:47 WIB
- Manokwari
KBRN Manokwari : Pembangunan Literasi di Papua
Barat masih rendah, berada di bawah standar nasional, baru mencapi
10,50% /sementara standar nasional Tahun 2021 13,54 %.dan ditargetkan di tahun 2024 mendatang
pembangunan literasi mencapai 15%.
Hal itu disampaikan kepala dinas Kearsipan Perpustakaan dan Dokumentasi Provinsi Papua Barat , Abdul Fatah mewakili Pj.Gubernur papua barat, ketika meyampaikan sambutan sekaligus membuka acara whorkshop(Bincang) Literasi menuju Masyarakat papua barat cerdas, didampingin anggota komisi V DPR Papua barat, berlangsung di fujita Hotel manokwari kemarin.
Dikatakan Indek Membaca dipapua barat juga masih rendah, berada di posisi 51,44% ,sedangkan secara nasional sudah mencapai 59,52%
Berkaitan dengan capaian-capaian tersebut, maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan pembangunan Literasi maupun kegemaran membaca.
Kegiatan whorkshop dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak terkait termasuk perwakilan komisi V DPR Papua Barat.
"perlu ada upaya untuk meninkatkan pembangunan literasi di papua barat,tetapi juga Upaya meningkatkan minat gemar baca dari masyarakat"Kata Abdul Fatah
Diharapkan melalui kehadiran seluruh stake holder dalam kegiatan ini, dapat melahirkan ide dan gagasan untuk dituangkan dalam suatu program guna mewujudkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi menuju papua barat yang cerdas .
Sementara itu anggota Komisi V DPR Papua Barat Xaverius Kameubun menyampaikan,kondisi pendidikan di papua barat saat ini, masih di anggap rendah, sesuai data statistic ,kendati pendidikan formal mendapat perhatian maksimal,tetapi dalam catatan statistic sebagian masyarakat diwilayah papua barat masih ada Pada kondisi buta aksara. maka literasi perlu menjadi Bagian yang disandingkan dengan pendidikan Formal.
"kondisi pendidikan dipapua barat masih rendah hal itu tercatat dalam data statistik papua barat,yang membuktikan masih ada masyarakat papua barat dengan kondisi buta aksara" Ucap Xaferius Kameubun
Untuk itu diharapkan,melalui whorkshop ini sebagai wadah yang disiapkan untuk setiap komunitas pegiat literasi ,dapat melaksanakan aktivitas sesuai Tugas dan fungsi masing-masing,dengan maksud yang sama yakni Literasi dapat sampai ke masyarakat,terutama masyarakat di provinsi Papua barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....