Pemanfaatan RTP Borarsi Dioptimalkan, Retribusi Mulai Diberlakukan
- 01 Mei 2026 19:59 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari – Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi di Kabupaten Manokwari kini mulai dioptimalkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata telah memberlakukan retribusi bagi setiap kegiatan yang menggunakan fasilitas tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manokwari, Immanuel Pangaribuan, mengatakan bahwa penerapan retribusi ini masih bersifat awal dan difokuskan pada penggunaan lapangan. Meski demikian, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah mulai terlihat dari sejumlah kegiatan yang digelar di lokasi tersebut.
“Beberapa kegiatan sudah dilaksanakan di RTP Borarsi dan kita sudah mulai menarik retribusi. Setoran tersebut langsung masuk ke kas daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, besaran tarif penggunaan lapangan mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023, yakni sebesar Rp3 juta untuk satu kali kegiatan. Penetapan tarif ini masih dalam tahap uji coba dan akan dievaluasi seiring dengan meningkatnya pemanfaatan fasilitas.
“Untuk sementara ini baru lapangan yang dikenakan tarif. Ke depan, kita akan melihat perkembangan dan kemungkinan penyesuaian berdasarkan jenis kegiatan,” ucapnya.
Di sisi lain, kondisi lapangan masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Sejumlah titik dinilai perlu perbaikan, terutama permukaan yang belum rata serta kualitas rumput yang akan ditanam ulang. Namun, perbaikan tersebut belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena lokasi akan digunakan untuk beberapa agenda besar.
“Kita masih menunggu rangkaian kegiatan di bulan Juni dan Agustus selesai. Setelah itu baru kita lakukan pembenahan secara menyeluruh,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa untuk sementara waktu, lapangan belum dapat digunakan untuk aktivitas olahraga seperti pertandingan sepak bola hingga proses perbaikan selesai dilakukan.
Terkait peresmian, pemerintah daerah menargetkan RTP Borarsi dapat diresmikan bersamaan dengan pembukaan Pesparawi. Momentum tersebut diharapkan semakin istimewa dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia.
“Harapannya peresmian bisa dilakukan saat pembukaan Pesparawi. Itu akan menjadi momen penting untuk memperkenalkan RTP Borarsi secara resmi,” kata Immanuel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....