Gubernur Papua Barat Minta OPD Percepat Input SIRUP
- 08 Apr 2026 15:38 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk segera mempercepat penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).
Hal tersebut disampaikan Dominggus Mandacan usai Ibadah Pemerintah Provinsi, Selasa, 7 April 2026, sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, masih terdapat sejumlah OPD yang belum melakukan penginputan SIRUP, bahkan capaian masih berada di angka nol persen.
“Saya sudah sampaikan, masih ada sekitar 23 OPD yang belum input sama sekali, masih 0%. Ini harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Meski demikian, ia juga mengapresiasi OPD yang telah menunjukkan progres, baik yang sudah mencapai 100 persen maupun yang berada di kisaran 70 hingga 80 persen.
Menurutnya, keterlambatan penginputan SIRUP akan berdampak langsung terhadap proses lelang proyek pemerintah, yang pada akhirnya menghambat pelaksanaan program pembangunan di daerah.
Ia menegaskan, percepatan penginputan SIRUP sangat penting agar proses pengadaan dapat segera dibuka dan memberikan kesempatan bagi para kontraktor untuk mengikuti lelang secara transparan dan kompetitif.
“Kalau sudah diinput, proyek bisa segera dilelang. Kontraktor bisa ikut, bisa menang, dan bisa langsung kerja,” katanya.
Selain itu, ia juga menyinggung capaian serapan anggaran tahun sebelumnya yang dinilai belum maksimal, sehingga menjadi evaluasi penting bagi seluruh OPD.
Untuk itu, ia meminta seluruh pimpinan OPD dan jajaran terkait, khususnya yang menangani pengadaan barang dan jasa, agar lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan proses administrasi sejak awal tahun anggaran.
Dengan percepatan tersebut, diharapkan seluruh program pemerintah dapat berjalan tepat waktu, meningkatkan serapan anggaran, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....