Pemprov Papua Barat Siapkan Implementasi Sistem Manajemen Talenta ASN 2026

  • 30 Mar 2026 15:24 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat tengah bersiap mengimplementasikan sistem manajemen talenta dan sistem merit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026. Langkah ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 sebagai bagian dari upaya mempercepat reformasi manajemen sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Sebagai tahap awal, sosialisasi sistem tersebut akan dilakukan setelah libur Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi teknis (Rakornis) yang direncanakan berlangsung di Kota Sorong selama dua hari, bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara.

Rakornis tersebut akan melibatkan perwakilan dari tujuh kabupaten di wilayah Papua Barat, dengan tujuan menyamakan persepsi serta memperkuat kesiapan implementasi di masing-masing daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat, Herman Sayori, pada Senin, 30 Maret 2026, menegaskan bahwa penerapan sistem manajemen talenta ini menuntut perubahan mendasar dalam tata kelola ASN, khususnya dalam hal pengangkatan pegawai.

“Pengangkatan ASN tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Semua harus melalui prosedur yang jelas, berbasis kebutuhan organisasi, terutama dalam penerimaan CPNS,” ujar Herman.

Ia menambahkan, sistem merit yang diterapkan juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan sistem ini, setiap ASN diharapkan memahami aturan, menjunjung tinggi disiplin, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional,” tambahnya.

Lebih lanjut, penerapan manajemen talenta ini merupakan bagian dari prioritas nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pemerintah daerah diharapkan mampu menyiapkan talenta-talenta terbaik yang dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan persiapan yang matang, Pemprov Papua Barat optimistis implementasi sistem manajemen talenta ASN pada 2026 dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi kinerja pemerintahan di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....