Samaun Dahlan Targetkan Golkar Rebut Kursi Ketua DPRK Bintuni 2029

  • 22 Agt 2026 12:32 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, Samaun Dahlan, di Gedung Sayar Sisar Matiti, Jumat, 21 Agustus 2026. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga menandai dimulainya konsolidasi besar Golkar menuju Pemilu 2029 dengan target merebut kembali kursi Ketua DPRK Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Samaun menegaskan bahwa Musda harus menjadi ruang lahirnya generasi pemimpin baru yang mampu membawa Golkar semakin dekat dengan masyarakat. Regenerasi harus menghasilkan pemimpin yang punya kapasitas, integritas, keberanian, dan kepedulian kepada masyarakat.

Menurut Samaun, tema Musda yang mengusung regenerasi, pengabdian, dan rakyat memiliki makna penting bagi masa depan partai. Regenerasi berarti menyiapkan kader penerus, pengabdian menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, sementara rakyat harus menjadi pusat seluruh aktivitas politik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, yang dinilai berhasil menjaga eksistensi Golkar dan mempertahankan posisi strategis partai di legislatif selama dua periode pemilu. Samaun bahkan menyebut Yohanis sebagai kader loyal yang tetap bertahan di Golkar meski pernah tidak mendapatkan dukungan partai pada kontestasi politik sebelumnya.

“Anisto adalah petarung. Meskipun pernah tidak didukung, sampai hari ini tetap berada di Golkar. Inilah kader Golkar sejati,” ujarnya.

Meski demikian, Samaun mengingatkan bahwa keberhasilan mempertahankan posisi saat ini tidak boleh membuat kader Golkar berpuas diri. Ia menegaskan target berikutnya adalah mengembalikan kursi Ketua DPRK Teluk Bintuni ke tangan Golkar.

“Kursi Ketua DPRK Teluk Bintuni harus kita rebut kembali,” tegas Bupati Fakfak tersebut.

Untuk mencapai target itu, Golkar diminta memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kampung, membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan perempuan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata.

“Jangan hanya mengandalkan sejarah. Kita harus merebut hati rakyat,” katanya.

Samaun juga mengingatkan kader agar tidak terjebak dalam dinamika politik internal. Menurutnya, tantangan terbesar bukan berada di dalam partai, melainkan bagaimana memenangkan kembali kepercayaan masyarakat.

Ia menilai kepemimpinan baru Golkar harus mampu menjaga kesinambungan perjuangan partai tanpa kehilangan keberpihakan kepada rakyat.

“Golkar boleh berganti kepemimpinan, tetapi Golkar tidak boleh berganti keberpihakan,” tegasnya.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Samaun mendorong Golkar berperan sebagai mitra kritis pemerintah dengan memberikan masukan dan pengawasan agar kebijakan serta anggaran tetap berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Musda V Golkar Teluk Bintuni, lanjutnya, merupakan bagian dari agenda besar konsolidasi Partai Golkar di Papua Barat. Ia optimistis perolehan kursi Golkar di Teluk Bintuni maupun tingkat provinsi dapat meningkat pada Pemilu 2029.

“Kalau hari ini Bintuni empat kursi, insya Allah 2029 bisa naik. Kalau provinsi hari ini dua, harus naik. Target saya untuk provinsi harus tiga,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Samaun menitipkan tiga pesan kepada seluruh kader, yakni menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan tidak pernah menjauh dari rakyat. Menurutnya, hanya dengan kerja nyata dan kaderisasi yang kuat, Golkar dapat kembali menjadi kekuatan utama politik di Teluk Bintuni dan Papua Barat.

“Musda ini bagian dari masa depan Bintuni dan masa depan Golkar Papua Barat. Kita harus terus bekerja, memperkuat kaderisasi, dan memastikan Golkar hadir melalui kerja nyata,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....