Yayasan Phapeda Bintuni Bahas Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di DPR RI

  • 15 Apr 2026 08:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di daerah terus digencarkan. Kali ini, Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) Kabupaten Teluk Bintuni mengambil langkah strategis dengan menggandeng DPR RI untuk mencari solusi konkret.

Pengurus Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) Kabupaten Teluk Bintuni melakukan kunjungan ke Komisi XII DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi dan memperkuat pemahaman terkait tata kelola sampah yang baik dan berkelanjutan.

Rombongan Phapeda yang dipimpin langsung oleh pendirinya, Herlina Husain, diterima oleh dua anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Pasha dan Alfons Manibui. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menangani persoalan sampah, khususnya di daerah.

Herlina Husain menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendapatkan wawasan dan pengalaman dalam mengelola sampah secara efektif, sekaligus melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kami ingin mendapatkan pencerahan bagaimana mengelola sampah yang baik dengan melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

Permasalahan sampah di Teluk Bintuni sendiri tergolong cukup serius. Dari jumlah penduduk sekitar 91.064 jiwa, produksi sampah mencapai 63,19 ton per hari atau sekitar 23.435,14 ton per tahun. Namun, hanya sekitar 37,81 persen yang mampu ditangani melalui proses daur ulang maupun pembuangan ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Sisanya, sekitar 63 persen, masih belum tertangani dengan baik dan berpotensi mencemari lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Syarif Pasha mengapresiasi langkah Phapeda yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan. Ia menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Saya apresiasi untuk yayasan ini, yang telah memiliki niat yang baik dan tulus dalam mengelola sampah. Dari hal kecil ini akan menjadi besar,” kata Pasha.

Mantan Wali Kota Jambi itu juga membagikan pengalaman dan strategi yang pernah diterapkannya dalam pengelolaan sampah di daerah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Lebih lanjut, Pasha menyatakan kesiapannya untuk menjembatani Yayasan Phapeda dengan Kementerian Lingkungan Hidup guna mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah di Teluk Bintuni.

Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir langkah konkret dan berkelanjutan dalam mengatasi persoalan sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....