Antrean Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Capai 12.205 Orang
- 11 Mei 2026 08:29 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Antrean calon jamaah haji di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya hingga April 2026 tercatat mencapai 12.205 orang. Tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji tidak sebanding dengan kuota yang tersedia, sehingga masa tunggu keberangkatan rata-rata mencapai 22 tahun. Hal ini dikatakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemneterian Haji dan Umrah Papua Barat, Aziz Hegemur saat pelepasan Calon Jamaah Haji Papua Barat, pada Rabu, 06 Mei 2026.
Dirinya mengatakan, antrean terbanyak berasal dari Kota Sorong dengan 4.372 calon jamaah dan estimasi masa tunggu sekitar 19 tahun. Sementara Kabupaten Manokwari tercatat memiliki 2.580 calon jamaah dengan masa tunggu sekitar 16 tahun. Di sejumlah daerah lain, antrean bahkan mencapai 23 tahun.
Meski demikian, proses pemberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tetap berjalan. Sebanyak 143 calon jamaah haji Papua Barat yang tergabung dalam kloter 25 dan 26 telah dilepas pemerintah daerah pada awal Mei 2026.
Dalam acara pelepasan jamaah, ia pun mengingatkan kepada para calon jamaah haji, agar menjaga kesehatan dan memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya, mengingat panjangnya antrean keberangkatan.
“Kesempatan untuk berangkat haji ini patut disyukuri karena banyak masyarakat yang masih menunggu giliran hingga puluhan tahun,” ujarnya.
Selain itu, calon jamaah juga diminta menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci dan saling membantu antarjamaah selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kekompakan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Terbatasnya kuota haji nasional setiap tahun menjadi salah satu faktor utama panjangnya daftar tunggu di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat yang ingin berhaji untuk mendaftar lebih awal agar dapat memperoleh nomor porsi keberangkatan lebih cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....