Teluk Bintuni Kehilangan 20 Kuota Jamaah Haji ini Alasanya
- 05 Mei 2026 11:30 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni- Jumlah calon jamaah haji Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2026 mengalami penurunan drastis, dari biasanya puluhan orang kini hanya tersisa 17 jamaah yang berangkat. Kepala Kementerian Agama Teluk Bintuni, Abdul Muin, mengungkapkan bahwa pengurangan ini mencapai sekitar 20 orang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai 37 jamaah.
“Biasanya jumlah calon jamaah haji Bintuni sekitar 37 orang, namun tahun ini hanya 17 orang. Jadi dipangkas 20 orang,” jelas Abdul Muin ketika menyampaikan laporan dalam pelepasan calon jamaah haji Teluk Bintuni Selasa, 5 Mei 2026.
Menurutnya, penurunan kuota tersebut merupakan dampak dari kebijakan nasional terkait perubahan nomenklatur dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah. Selain itu, ini juga bagian dari penyesuaian distribusi kuota secara nasional.

Prioritas pemberangkatan kini diberikan kepada calon jamaah yang telah mendaftar lebih lama, khususnya sejak tahun 2011 dan 2012. Sementara jamaah asal Teluk Bintuni rata-rata baru mendaftar pada 2015 hingga 2016, dengan masa tunggu sekitar 13 tahun.
Di sisi lain, terdapat daerah lain di Indonesia yang memiliki daftar tunggu jauh lebih panjang, bahkan mencapai 31 tahun. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mengalihkan sebagian kuota dari daerah dengan masa tunggu lebih singkat, termasuk Teluk Bintuni.
“Ini bentuk pemerataan. Daerah yang waktu tunggunya lebih lama didahulukan,” tambahnya.
Abdul Muin juga menyebutkan bahwa ke depan pemerintah berencana menetapkan standar nasional masa tunggu haji menjadi 26 tahun. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi praktik pendaftaran lintas daerah yang selama ini terjadi.
Fenomena tersebut, menurutnya, membuat sebagian calon jamaah tidak memiliki kedekatan dengan kelompoknya karena mendaftar di daerah lain lalu kembali ke daerah asal sambil menunggu giliran berangkat.
Namun Abdul Muin memastikan meskipun jumlah kuota jamaah haji Teluk Bintuni berkurang, jumlah kloter dari wilayah timur tetap. "Kuotanya kurang tapi jumlah kloter tetap," Kata Abdul Muin.
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, melepas 17 calon jamaah haji yang ada dengan sejumlah pesan penting. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
"Calon jamaah haji agar memperbanyak doa dan memohon keberkahan kepada diri sendiri, keluarga serta Kabupaten Teluk Bintuni," Ujar Bupati.
Para calon jamaah dijadwalkan berangkat menuju Manokwari sebelum bergabung dengan rombongan lainnya dan melanjutkan perjalanan ke embarkasi Makassar pada 9 Mei 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....