Radikalisme Menyebar lewat Game Online
- 03 Okt 2026 19:42 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Paham radikalisme dan ekstrimisme memang dapat menyebar melalui game online karena dimanfaatkan oleh jaringan terorisme sebagai media baru rekrutmen. Hal ini disampaikan IPTU Rois Anumerta pada program Spada Produa Manokwari.
Dunia digital bukan hanya tempat untuk hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang perlu kita sikapi dengan bijak. IPTU Rois Anumerta mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikal melalui ruang digital, termasuk game online.
Pola Penyebaran Radikalisme di Game Online, Awal Interaksi Target (terutama anak-anak dan remaja) didekati lewat permainan bersama dalam game online. Perekrut menggunakan fitur obrolan di dalam game atau membangun kedekatan emosional (digital grooming) dan juga video- video yang disebarkan dan dari hal ini anak anak sering meniru pembullyan.
Konten disisipkan melalui narasi, simbol, video pendek, meme, atau atribut bernuansa kekerasan dan terorisme. Dari game online, korban kemudian diarahkan ke aplikasi pesan tertutup yang lebih privat seperti WhatsApp atau Telegram untuk proses doktrinasi lanjutan.
IPTU Rois Anumerta mengajak agar menjadi pengguna internet yang cerdas, jangan mudah percaya, terprovokasi, atau menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Bersama-sama, kita jaga ruang digital tetap aman, positif, dan edukatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....