Polda Papua Barat Tingkatkan Kasus Kematian Yanto Idorway ke Tahap Penyidikan

  • 03 Sep 2026 06:52 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kepolisian Daerah Papua Barat memastikan penanganan kasus kematian karyawan TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, terus berjalan. Kepastian tersebut disampaikan langsung perwakilan Polda Papua Barat saat menemui massa yang menggelar aksi dan memblokade sejumlah jalan protokol di Manokwari, Rabu 2 September 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat, Kombes Pol. Hesman Sotarduga Napitupulu, mengatakan perkara kematian Yanto Idorway telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik juga telah melakukan gelar perkara dan memeriksa 23 orang saksi sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Hesman mengatakan, kepolisian masih membuka ruang bagi masyarakat maupun keluarga korban yang memiliki informasi tambahan untuk disampaikan kepada penyidik. Informasi tersebut dinilai penting untuk membantu proses pengungkapan perkara.

Ia memastikan Polda Papua Barat berkomitmen menangani kasus tersebut secara transparan hingga tuntas.

“ Sudah peningkatan menjadi penyidikan. Sudah dilakukan gelar perkara dan sudah 23 saksi yang diperiksa. Kalau ada informasi tambahan, bisa disampaikan kepada kepolisian. Kami akan transparan dan berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Hesman juga menyampaikan bahwa hasil autopsi terhadap korban telah diterima dan menjadi bagian yang ditindaklanjuti dalam proses investigasi.

“Dari hasil autopsi, kami sudah melakukan investigasi,” katanya.

Menurutnya, penanganan kasus kematian Yanto Idorway juga menjadi perhatian langsung Kapolda Papua Barat.

Sementara itu, pengacara keluarga Yanto Idorway, Yan Warinussy, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa kematian korban merupakan perkara pidana yang membutuhkan investigasi dan pendalaman secara menyeluruh.

“Ini perkara pidana, perlu investigasi dan pendalaman,” kata Warinussy.

Aksi massa sebelumnya memblokade sejumlah ruas jalan protokol di Manokwari sebagai bentuk desakan agar kasus kematian Yanto Idorway segera diungkap secara transparan.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sejumlah titik untuk menjaga situasi tetap kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....