Satlantas Polresta Manokwari Petakan Sejumlah Faktor Pemicu Kecelakaan

  • 01 Sep 2026 18:07 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO.ID, Manokwari - Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari terus melakukan upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Manokwari. Selain meningkatkan pengaturan dan patroli, kepolisian juga memetakan sejumlah faktor yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Manokwari, AKP Mauldi Prawira Husin, mengatakan kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, terutama karena sejumlah ruas jalan juga dilalui kendaraan berukuran besar.

Menurut Mauldi, kondisi jalan yang relatif sempit menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna jalan, khususnya ketika kendaraan besar seperti kontainer melintas di ruas yang sama.

“Banyak sekali kontainer yang berlalu lintas di Manokwari. Sedangkan kualitas jalan yang ada belum memenuhi syarat sebagaimana jalan yang layak untuk kendaraan besar,” kata AKP Mauldi, Selasa, 1 September 2026.

Ia menyebut beberapa titik jalan juga menjadi lokasi yang cukup sering terjadi kecelakaan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.

Di sisi lain, faktor perilaku pengendara juga menjadi perhatian utama. Mauldi mengatakan masih ditemukan kecelakaan yang berkaitan dengan pengaruh minuman keras maupun kelalaian pengendara.

“Selama saya menjabat kurang lebih dua bulan di sini, cukup banyak sekali kecelakaan. Tiga perempatnya memang dipengaruhi miras,” ujarnya.

Selain berkendara dalam kondisi mabuk, penggunaan telepon seluler ketika mengemudi juga dinilai sangat berbahaya. Pengendara yang tidak fokus terhadap kondisi jalan berpotensi terlambat mengantisipasi keberadaan pengguna jalan lainnya.

Mauldi mencontohkan kecelakaan yang terjadi baru-baru ini dan mengakibatkan seorang anak meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor. Pengendara diduga tidak fokus karena menggunakan telepon seluler saat berkendara.

“Dia lebih fokus main HP. Saat menaruh HP, tiba-tiba ada anak kecil menyeberang dan dia tidak melihat,” katanya.

Untuk mengurangi potensi kecelakaan, Satlantas Polresta Manokwari rutin melakukan pengaturan lalu lintas pada pagi dan sore hari. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kondisi sejumlah lampu lalu lintas yang dinilai masih membingungkan pengguna jalan.

Menurut Mauldi, salah satu contohnya berada di kawasan depan BCA menuju arah Bandara Rendani. Pengaturan lampu lalu lintas di kawasan tersebut dinilai perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan kebingungan bagi pengendara.

“Sudah kami koordinasikan dengan pihak Dishub, khususnya bagian pengaturan lalu lintas. Sudah pernah kami sampaikan,” katanya.

Selain kecelakaan, Satlantas juga menaruh perhatian terhadap aksi balap liar yang masih ditemukan di sejumlah kawasan. Patroli malam akan ditingkatkan, khususnya pada waktu yang dianggap rawan terjadinya aktivitas tersebut.

Mauldi menegaskan pembenahan tidak hanya dilakukan terhadap masyarakat, tetapi juga dimulai dari internal kepolisian. Anggota Satlantas akan terus dibina agar pelaksanaan tugas di lapangan semakin efektif.

“Di mana-mana sebuah organisasi tetap harus internal dulu yang diperbaiki. Ketika internal sudah diperbaiki, eksternalnya akan lebih bagus lagi,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara serta tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman keras.

“Kalau memang merasa mengonsumsi miras, silakan beristirahat di rumah dan jangan berkendara. Karena bukan hanya diri sendiri yang menjadi korban, tetapi bisa membahayakan orang lain,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....