Dampak Penambangan Emas Illegal Wasirawi kembali menelan korban
- 27 Feb 2023 12:02 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari : Kali Wariori yang merupakan jalur menuju lokasi tambang emas illegal di Wasirawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, kembali menelan korban jiwa.
Kamis (23/2/2023), Eksavator yang memuat kru penambang (operator eksa, juru masak, pedulang, istri dan anak pekerja) tengah dalam perjalanan balik dari lokasi penambangan emas Wasirawi menuju bendungan Wariori.
Dalam perjalanan, sekira pukul 16.00 WIT, eksavator terperosok kedalam bekas galian saat air kali dalam kondisi deras.
Operator eksavator, Irwansyah (29/ menuturkan, saat itu dia bersama dua wanita, Ratnasari dan Yuliana bersama satu anak perempuan berumur 5 tahun, Salsabila yang berada dalam cabin, sedangkan dua orang lainnya Aspar (Suami dari Ratnasari) dan Novri Ngau (Suami dari Yuliana) berada di bagian atas eksavator.
"Saat eksavator terperosok ke dalam lubang, saya langsung menyelamatkan diri karena cabin tertutup air. Tiga wanita di dalam cabin tak bisa menyelamatkan diri," ujar Irwan dalam rilis Basarnas yang diterima media ini, Sabtu (25/2/2023)
Kata dia, saat dievakuasi Ratnasari dan Yuliana sudah dalam kondisi meninggal. Namun, Salsabila (anak dari Aspar dan Ratnasari sudah tidak berada di dalam cabin dan diduga hanyut di bawa arus.
Dikarenakan hari kian gelap, mereka langsung mengevakuasi kedua korban dengan menggunakan longboat dan baru tiba di bendungan Wariori sekira pukul 18.00 WIT.
Sementara itu, Tim SAR di bantu masyarakat masih melakukan pencarian terhadap Salsabila. Pada pencarian pertama dan kedua (Jumat-Sabtu), tim menurunkan dua Sru untuk melakukan penyisiran.
"Sru 1 dan Sru 2 melakukan penyisiran menggunakan longboat. Dalam pencarian hari kedua, korban belum berhasil ditemukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, I Wayan Suyatna SH.,MM dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (25/2/2023).
Tim Sar masih akan melakukan pencarian di hari ketiga terhadap korban Salsabila.
Sementara itu, Sumber media ini menyebut aktifitas penambangan masih berlangsung sampai saat ini.
"Eksavator berbagai jenis terlihat turun naik lokasi penambangan. Karena memang aktifitas penambangan masih berlangsung," singkat sumber media ini yang enggan namanya dipublikasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....