Beberapa Jenis Pisang dan Karakteristiknya

  • 28 Agt 2026 12:02 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pisang menjadi salah satu buah yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Selain rasanya manis, pisang juga mengenyangkan dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan tradisional maupun modern. Setiap jenis pisang memiliki ciri khas dari segi ukuran, aroma, tingkat kemanisan, hingga tekstur daging buahnya. Perbedaan ini memengaruhi apakah pisang lebih cocok dimakan langsung atau dimasak terlebih dahulu. Berikut rekomendasinya :

  1. Pisang ambon

Pisang ambon memiliki ukuran sedang hingga besar dengan kulit kuning cerah saat matang. Daging buahnya lembut dan mudah digigit sehingga terasa nyaman saat dikonsumsi langsung. Rasanya manis dengan aroma harum yang khas dan cukup kuat. Teksturnya halus sehingga sering menjadi favorit untuk camilan sehat sehari-hari. Jenis ini paling sering dimakan langsung tanpa diolah. Karena rasa dan aromanya yang khas, Pisang ambon juga kerap dijadikan campuran jus atau smoothies.

  1. Pisang cavendish

Pisang cavendish berbentuk panjang dan melengkung dengan kulit kuning mulus saat matang. Ukurannya relatif seragam sehingga tampilannya terlihat rapi dan menarik. Teksturnya lembut dengan rasa manis ringan yang tidak terlalu tajam. Karakter ini membuatnya mudah diterima berbagai kalangan usia. Jenis ini paling umum dijual di supermarket dan menjadi varietas ekspor populer. Pisang cavendish biasanya dikonsumsi langsung sebagai buah meja atau bekal praktis.

  1. Pisang raja

Pisang raja memiliki ukuran sedang dengan kulit kuning yang dihiasi bintik cokelat saat matang. Daging buahnya padat dengan tekstur sedikit lebih kokoh dibandingkan ambon. Rasanya manis legit dengan aroma kuat yang khas dan menggugah selera. Sensasi rasanya terasa lebih kaya dibandingkan beberapa jenis lainnya. Jenis ini cocok dimakan langsung maupun diolah menjadi pisang goreng atau kolak. Karena rasa manisnya kuat, Pisang raja sering menjadi pilihan untuk sajian tradisional.

  1. Pisang kepok

Pisang kepok memiliki bentuk pendek dan gemuk dengan daging buah yang padat. Teksturnya lebih kering dibandingkan pisang meja pada umumnya. Rasanya tidak terlalu manis saat mentah, namun menjadi lebih legit setelah dimasak. Karakter ini membuatnya ideal untuk berbagai olahan panas. Jenis ini sering digunakan sebagai bahan pisang goreng, kolak, atau direbus. Kepadatannya membantu menjaga bentuknya tetap utuh saat dimasak dalam suhu tinggi.

  1. Pisang tanduk

Pisang tanduk memiliki ukuran sangat panjang dan besar dengan kulit tebal. Bentuknya melengkung menyerupai tanduk sehingga mudah dikenali. Daging buahnya padat dengan rasa tidak terlalu manis ketika mentah. Teksturnya cukup kokoh sehingga lebih cocok untuk diolah daripada dimakan langsung. Jenis ini biasanya digoreng, dipanggang, atau dimasak menjadi kolak. Karena ukurannya besar, satu buah saja sudah cukup untuk beberapa porsi olahan.

  1. Pisang uli

Pisang uli berukuran kecil hingga sedang dengan daging buah padat. Teksturnya lebih kenyal dibandingkan beberapa jenis pisang meja lainnya. Rasanya manis dan terasa lebih legit saat matang sempurna. Aromanya cukup harum meski tidak sekuat pisang raja atau ambon. Jenis ini enak dimakan langsung maupun digoreng. Pisang uli juga sering digunakan sebagai bahan kolak karena teksturnya tetap stabil saat dimasak.

  1. Pisang barangan

Pisang barangan memiliki ukuran sedang dengan kulit kuning cerah yang dipenuhi bintik hitam saat matang. Penampilannya mirip pisang ambon namun ukurannya sedikit lebih ramping. Rasanya manis dengan aroma harum yang cukup lembut. Teksturnya halus dan nyaman saat digigit sehingga cocok sebagai buah meja. Jenis ini paling sering dikonsumsi langsung tanpa pengolahan tambahan. Karena rasa dan aromanya seimbang, Pisang Barangan menjadi favorit di banyak daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....