Musisi Muda Alika Shafira Bagikan Cerita di Balik EP Perdananya

  • 10 Sep 2026 16:08 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Di tengah derasnya arus industri musik modern yang didominasi oleh fenomena viral sesaat, Tiara Alika Shafira, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Alika Shafira, memilih jalan yang berbeda. Penyanyi muda pendatang baru ini mantap melangkah di jalur pop dengan memprioritaskan kualitas pondasi karya seni yang matang, ketulusan cerita, dan kualitas vokal yang mumpuni dibanding sekadar mengejar popularitas instan.

Solois perempuan berbakat, Alika Shafira, baru-baru ini hadir sebagai bintang tamu spesial dalam program Music Live Chat (MLC) yang disiarkan langsung oleh RRI Pro 2 Jakarta 105 FM dan diikuti oleh seluruh Pro 2 di Indonesia. Perjalanan profesional Alika di industri musik Indonesia dimulai secara resmi pada bulan November 2024 melalui perilisan single debutnya yang bertajuk "Kita Berbeda" di bawah naungan label MDG Music Production. Lagu pop emosional yang ditulis oleh Iyas Pras dan Anggi Anggoro ini langsung mendapat respons positif dari para penikmat musik.

Kehadiran penyanyi muda ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta musik tanah air yang ingin mengenal lebih dalam sosoknya.Dalam kesempatan tersebut, Alika Shafira membagikan kisah seputar peluncuran Extended Play (EP) terbarunya yang bertajuk "Tentang Diriku".

Proyek musik ini merangkum perjalanan emosional, kisah cinta yang relatable, hingga pengalaman pribadinya yang dituangkan ke dalam lirik lagu sederhana namun mendalam. Dipandu secara interaktif oleh Ellan, para pendengar setia dan penggemar juga diberikan kesempatan untuk menyapa serta bertanya langsung kepada Alika melalui fitur live chat selama siaran berlangsung.

Keberhasilan single perdana tidak membuat Alika berpuas diri. Alih-alih mengikuti tren industri yang gemar merilis single-after-single, Alika mengambil keputusan berani dengan melepas sebuah Extended Play (EP) atau mini album perdananya yang bertajuk "Tentang Diriku". Langkah ini diambil karena ia menginginkan adanya benang merah dan narasi utuh yang menghubungkan satu lagu dengan lagu lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....