Berawal dari Voice Note LayarKaca Lahirkan Single Debut yang Penuh Nostalgia
- 08 Sep 2026 20:10 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Program siaran interaktif unggulan RRI Pro 2 kembali memanjakan para pencinta musik tanah air melalui program rutinnya, Music Live Chat. Pada edisi spesial kali ini, panggung bincang-bincang virtual tersebut kedatangan tamu istimewa, yakni grup musik berbakat, LayarKaca. Kehadiran band ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar yang ingin mengulik lebih dalam mengenai warna musik terbaru serta pesan di balik karya-karya sinematik mereka adalah sebuah grup musik pendatang baru di industri musik Indonesia yang mengusung genre pop alternatif.
Grup musik ini dibentuk secara independen oleh empat orang musisi yang berkomitmen untuk menciptakan karya-karya musik yang jujur dan tulus. Proses kreatif mereka berawal dari pertemuan santai, obrolan panjang, hingga pertukaran rekaman suara (voice note) sederhana berdurasi satu menit yang kemudian dikembangkan menjadi aransemen musik yang utuh. Nama LayarKaca sendiri mencerminkan visi mereka yang ingin menyajikan lagu-lagu dengan lirik reflektif yang kuat, seolah-olah membawa pendengar menyaksikan visualisasi cerita kehidupan nyata.

LayarKaca resmi memperkenalkan diri ke belantika musik Indonesia lewat lagu debut mereka yang berjudul "Sisa Percakapan". Lagu ini dirilis bersamaan dengan video lirik resminya di bawah naungan label Positopia Records.
Makna dan tema lagu"Sisa Percakapan" mengangkat tema melankolis tentang kesadaran yang datang terlambat. Liriknya menggambarkan penyesalan seseorang yang baru memahami arti penting dari sebuah perhatian, nasihat, serta kehadiran orang-orang berharga di masa lalu setelah waktu berlalu dan mereka tiada. Lagu ini didedikasikan bagi siapa saja yang pernah merasakan kerinduan mendalam dan berandai-andai agar waktu bisa diputar kembali.
Karakter Aransemen melalui balutan musik pop alternatif, lagu ini menonjolkan kombinasi lirik yang puitis-kontemplatif dengan aransemen yang emosional. Fondasi lagunya dibangun lewat ketukan drum dan bass yang memberi ruang emosi di setiap bait lirik, serta petikan gitar yang mewakili perasaan sepi dan rindu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....