Ketahui Penyebab Bayi Cegukan hingga Cara Mengatasinya

  • 13 Agt 2026 17:29 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Cegukan yang dialami bayi pasti kerap membuat Mama khawatir dan panik dengan kondisinya. Padahal, kondisi ini cukup banyak dialami bayi baru lahir hingga usia satu tahun. Pada dasarnya, cegukan merupakan hal normal dan bukan kondisi yang membahayakan nyawa si Kecil. Kondisi ini bahkan sudah terjadi sejak masih di dalam kandungan, Ma. Meski demikian, masih banyak orangtua yang bertanya-tanya apa cegukan pertanda apa dan bagaimana penyebabnya, karena terjadi begitu saja tanpa aba-aba. Berikut penjelasannya :

Cegukan Merupakan Kebiasaan Pertama Bayi

Saat bayi Mama cegukan, sangat wajar jika merasa panik dan khawatir, terlebih jika si Kecil baru lahir. Padahal, kondisi ini merupakan hal alami yang normal dan banyak dialami bayi. Seorang dokter anak di Rumah Sakit Anak Phoenix bernama Gary Kirkilas mengatakan bahwa cegukan pada bayi adalah hal umum yang tidak berbahaya. Ia juga mengatakan bahwa cegukan ini akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa menit. Cegukan sendiri sebenarnya menjadi kebiasaan pertama dari kebanyakan bayi baru lahir. Bahkan, cegukan juga terjadi sejak si Kecil masih di dalam kandungan.

Cegukan pada Bayi Pertanda Apa?

Cegukan yang dialami bayi sering kali muncul setelah diberi makan dan minum (ASI), apakah ini menjadi pertanda bayi tersedak? Cegukan dan tersedak merupakan dua hal yang berbeda, sehingga Mama tidak perlu khawatir si Kecil akan kesulitan bernapas saat mengalami cegukan. Jadi, cegukan pada bayi pertanda apa? Ini merupakan tanda perkembangan yang sehat dan normal pada bayi mama. Dalam sehari, cegukan bisa berlangsung selama 5 hingga 10 menit dan menjadi lebih berkurang saat bayi telah berusia 6 bulan, Ma. Untuk itu, Mama tidak perlu khawatir dengan si Kecil yang tiba-tiba mengalami cegukan.

Penyebab Cegukan pada Bayi Baru Lahir

Meski bukan pertanda penyakit atau gangguan pada bayi, cegukan yang berlangsung selama beberapa menit tetap membuat sebagian orangtiua khawatir dan cenderung terganggu dengan kondisi ini. Suara “hic” yang terus-terusan muncul ini memang bisa saja membuat khawatir apakah kondisi ini baik-baik saja, sekalipun penjelasan secara medis mengatakan hal ini aman dan umum terjadi, bukan, Ma? Mengutip The Bump, penyebab terjadinya cegukan pada bayi baru lahir biasanya akibat sistem pencernaan dan saraf yang belum matang. Kondisi tersebut mengakibatkan kejang diafragma, otot pipih di bawah paru-paru bayi. Cegukan ini dapat terjadi saat bayi:

Menelan udara, Makan terlalu banyak, Makan terlalu cepat, Perubahan mendadak pada suhu perut, Refluks gastroesophagus (GERD).

Cara Mengatasi Cegukan Bayi agar Berhenti

Saat diafragma kejang, udara mengalir masuk dan pita suara dengan cepat tertutup, ini yang akhirnya memicu munculnya suara “hic” saat cegukan. Pada orang dewasa, cegukan biasanya diatasi dengan minum air atau menahan napas. Namun, hal ini tidak bisa dilakukan pada bayi, bukan? Lantas, bagaimana caranya? Cara Menghentikan Cegukan Bayi

Diamkan 5-10 menit sebelum kembali memberi makan, Istirahat menyusui, Ketuk punggungnya hingga bersendawa, Beri makan dengan lebih lambat, Gendong bayi untuk mencegah muntah, Miringkan botol susu untuk mengeluarkan udara di area dot.

Beberapa ahli menyarankan untuk jangan mengejutkan bayi, meletakkan kain basah, memegang lubang hidung, menarik lidah atau menekan dahi, atau juga memberikan obat pada bayi yang cegukan karena hal ini tidak membantu sama sekali. Seorang dokter anak di Soha Pediatric New York, Amerika Serikat bernama Christal Forgenie mengatakan hal terbaik untuk mengatasi anak yang cegukan adalah dengan menunggu dan yakin cegukan akan sembuh dengan sendirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....