Dari /rif hingga for Revenge, 3 Band Indonesia yang Bikin Spider-Man Makin Lokal
- 09 Agt 2026 20:37 WIB
- Manokwari
Poin Utama
- /rif mengisi soundtrack regional Spider-Man (2002) lewat lagu "Dunia".
- Edane mengisi soundtrack regional Spider-Man 2 (2004) lewat lagu "Cry Out".
- For Revenge menjadi wakil terbaru lewat "I Miss You Every Brand New Day" untuk Spider-Man: Brand New Day.
RRI.CO.ID, Manokwari - Bukan cuma jago mengayunkan jaring, Spider-Man ternyata juga punya cerita menarik dengan musik Indonesia. Tiga band Tanah Air, yakni /rif, Edane, dan for Revenge, pernah dipercaya mengisi soundtrack regional untuk film dalam waralaba Spider-Man. Menariknya, ketiganya hadir di era yang berbeda dan membawa warna musik masing-masing, dari rock era 2000-an hingga alternatif modern.
Dilansir dari Republika, Jejak ini dimulai dari /rif lewat lagu "Dunia" yang masuk dalam soundtrack regional film Spider-Man pada 2002. Saat itu, /rif menjadi salah satu nama Indonesia yang karyanya berdampingan dengan musisi internasional dalam rilisan soundtrack film tersebut. Kehadiran "Dunia" menjadi salah satu momen yang menunjukkan bahwa band rock Indonesia juga bisa mendapat ruang dalam proyek hiburan berskala global.
Dua tahun berselang, giliran Edane yang meneruskan jejak tersebut melalui lagu "Cry Out" untuk Spider-Man 2 pada 2004. Band heavy metal asal Indonesia itu membawa karakter rock yang lebih keras dan enerjik ke soundtrack regional film yang dibintangi Tobey Maguire tersebut. Kesempatan yang didapat Edane sekaligus memperpanjang cerita keterlibatan musisi Indonesia dalam waralaba superhero yang saat itu sedang berada di puncak popularitas.
Setelah penantian panjang, nama Indonesia kembali muncul lewat for Revenge yang dipercaya mengisi soundtrack regional Spider-Man: Brand New Day. Band asal Bandung ini memperkenalkan lagu orisinal berjudul "I Miss You Every Brand New Day", yang dibuat khusus untuk proyek tersebut dan dirilis sebagai bagian dari kampanye promosi film di Indonesia. Menariknya, proses kreatif lagu ini dikaitkan dengan sisi emosional Peter Parker, terutama tentang rasa kehilangan terhadap kehidupan dan orang-orang yang pernah dekat dengannya.
Kehadiran for Revenge membuat perjalanan /rif dan Edane seperti kembali tersambung setelah lebih dari dua dekade. Jika /rif dan Edane mewakili geliat musik rock Indonesia pada awal 2000-an, for Revenge membawa pendekatan alternatif yang lebih dekat dengan pendengar generasi sekarang. Tiga nama ini akhirnya menjadi contoh bagaimana musik lokal bisa ikut membangun koneksi antara sebuah film Hollywood dan penonton di Indonesia.
Yang menarik, keterlibatan ketiga band tersebut bukan sekadar soal masuk daftar soundtrack, tetapi juga memperlihatkan perjalanan panjang musik Indonesia dalam menjangkau proyek hiburan internasional. Dari "Dunia" milik /rif, "Cry Out" milik Edane, hingga "I Miss You Every Brand New Day" dari for Revenge, semuanya menjadi bagian dari cerita unik Indonesia dan Spider-Man. Jadi, kalau selama ini Spider-Man identik dengan aksi, multiverse, dan jaring laba-laba, ternyata ada satu benang merah lain yang tak kalah menarik: musik band Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....