Mengenal Trend Underwear as Outerwear
- 28 Jun 2026 09:39 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID,Manokwari - Pernahkah Anda melihat penyanyi idola tampil memukau di atas panggung hanya dengan balutan korset ketat, bralette berenda, atau gaun satin tipis yang mirip baju tidur? Fenomena ini bukan sekadar sensasi sesaat. Di dunia mode internasional, fenomena ini dikenal dengan istilah trend underwear as outerwear atau lingerie dressing.
Dahulu, pakaian dalam atau lingerie adalah sesuatu yang tabu, privat, dan harus disembunyikan rapat-rapat di balik pakaian utama. Namun kini, batas antara kamar tidur dan panggung pertunjukan telah runtuh. Pakaian dalam telah bermutasi menjadi simbol kekuatan, kebebasan berekspresi, sekaligus fashion item tingkat tinggi.
Tren memamerkan pakaian dalam di depan publik tidak terjadi dalam semalam. Gaya ini melewati sejarah panjang pemberontakan budaya yang digerakkan oleh para musisi dan desainer radikal.
Era 1920-an (Flapper Era):
Gerakan pembebasan perempuan membuat banyak wanita meninggalkan korset ketat yang menyiksa tubuh. Mereka beralih ke gaun berbahan tipis yang sengaja mengekspos slip (baju dalaman tipis).
Era 1970-an & 1980-an (Gerakan Punk):
Desainer legendaris Vivienne Westwood mulai merombak fungsi pakaian. Ia membawa korset abad ke-18 keluar dari kamar tidur dan memadukannya dengan peniti serta jaket kulit untuk menciptakan estetika punk yang agresif.
Tahun 1990 (Ledakan "Cone Bra" Madonna):
Titik balik terbesar terjadi saat Madonna menggelar tur dunia Blond Ambition Tour. Ia tampil ikonik mengenakan Cone Bra Corset emas rancangan Jean Paul Gaultier. Momen ini mengubah total fungsi korset: dari alat pengekang tubuh perempuan secara historis, menjadi simbol agresi seksual, kendali, dan kekuatan penuh di atas panggung.
Era Modern (2020-an hingga Kini):
Musisi modern seperti Dua Lipa, Billie Eilish, hingga grup K-Pop ternama kerap menggunakan estetika boudoir ini saat tampil. Bukan lagi untuk memicu kontroversi negatif, melainkan sebagai perayaan terhadap gerakan body positivity dan kebebasan berekspresi.
Meskipun terlihat memukau di bawah lampu sorot panggung, menerapkan trend underwear as outerwear untuk aktivitas harian tentu membutuhkan trik khusus agar tidak terlihat salah kostum.
Kunci utama dari gaya ini adalah Struktur Kontras" (memadukan pakaian dalam yang ketat atau lembut dengan luaran yang kaku atau longgar).
Trend underwear as outerwear membuktikan bahwa fesyen bersifat dinamis dan selalu mendobrak batasan normal. Dari ruang privat kamar tidur menuju panggung megah, gaya ini berhasil merevolusi fungsi pakaian dalam menjadi sebuah pernyataan seni dan lambang kepercayaan diri yang kuat (TUTTI ROUGE )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....