Mengenal pit sang konduktor, maskot resmi Pesparawi nasional XIV Tahun 2026
- 16 Jun 2026 05:20 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID,Manokwari - di balik semarak penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua barat, hadir sosok maskot yang penuh semangat ,ceria dan inspiratif.
Ia adalah pit sang konduktor atau "pit the conductor " seekor anak burung kasuari yang di percaya menjadi wajah dan simbol semangat Pesparawi XIV.
Pit tampil dengan karakter yang unik dan berwibawa. Mengenakan kemeja putih, celana hitam, dasi kupu kupu merah,serta tuxedo berwarna kuning keemasan bermotif khas Papua Barat.
Pit terlihat layaknya seorang dirigen profesional yang siap memimpin harmoni suara dari seluruh penjuru indonesia.
Di tangan kanannya ia memegang tongkat konduktor yang mengalungkan notasi notasi musik berwarna warni, melambangkan sukacita dan keindahan pujian kepada Tuhan.
Namun pit bukan sekedar maskot biasa. Karakter ini terinspirasi dari tokoh anak kasuari bernama pit dalam kisah legendaris " kota emas " karya Ishak Samuel Kijne yang ditulis pada era 1930-an di wilayah Miei, Wondama.
Dalam cerita tersebut, pit di gambarkan berbagai sahabat setia yang menemani perjalanan Tom dan Regi dalam mengejar impian menuju " kota emas" sebuah simbol harapan,iman, dan kehidupan yang penuh terang.
Sifat - sifat Pit yang setia,ceria, polos, lincah, serta gemar bernyanyi menjadi alasan utama karakter ini di pilih sebagai maskot Pesparawi. Nilai nilai tersebut mencerminkan semangat pelayanan, persaudaraan, dan sukacita yang ingin di wujudkan dalam perhelatan Akbar seni paduan suara gerejawi tingkat nasional ini.
Sebagai maskot resmi Pesparawi Nasional XIV, Pit juga menjadi representasi kekayaan budaya Papua barat.
Burung kasuari di pilih karena merupakan salah satu satwa ikonik Tanah Papua yang melambangkan kekuatan,keunikan, dan kebanggaan masyarakat Papua.
Kehadiran Pit menjadi simbol bahwa Papua Barat menyambut seluruh peserta dengan hangat dalam semangat persaudaraan dan pujian kepada Tuhan.
Pesparawi Nasional ke XIV sendiri akan berlangsung ada 18 - 28 Juni 2026 di Manokwari Papua Barat dan di ikuti oleh kontingen dari 38 Propinsi di Indonesia.
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta menyuarakan pesan damai dari Tanah Papua untuk Indonesia.
Melalui Pit sang konduktor masyarakat Papua Barat mengajak seluruh peserta dan tamu untuk bersama sama menyatukan suara dalam harmoni pujian, membangun persaudaraan, dan merayakan keberagaman dalam kasih Tuhan.
Dengan senyum ceria dan tongkat konduktornya yang penuh makna, pit siap memimpin Indonesia bernyanyi dalam satu irama pujian, damai, dan persatuan. ( Pesparawi nasional14.com )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....