Musik Nostalgia Kian Digemari Lintas Generasi
- 16 Jun 2026 05:23 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Musik nostalgia masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Lagu-lagu lawas dari era 1980-an hingga awal 2000-an terus didengarkan dan bahkan kembali populer di tengah derasnya arus musik baru yang hadir setiap hari.
Fenomena ini tidak hanya terjadi pada generasi yang tumbuh bersama lagu-lagu tersebut. Sejumlah lagu lawas kini kembali dikenal oleh generasi muda melalui media sosial, terutama melalui video pendek yang menggunakan potongan lagu sebagai latar konten. Penelitian yang dipublikasikan di ArXiv.id menunjukkan bahwa platform seperti TikTok berperan besar dalam memperkenalkan kembali lagu-lagu lama kepada audiens baru dan mendorong peningkatan popularitasnya di berbagai platform musik digital.
Ketertarikan terhadap musik nostalgia juga didukung oleh faktor emosional. Penelitian dalam jurnal Marketing Letters berjudul The Power of Nostalgia: Age and Preference for Popular Music menemukan bahwa banyak pendengar memiliki keterikatan kuat terhadap musik yang populer pada masa-masa penting dalam kehidupan mereka, sehingga lagu-lagu tersebut tetap memiliki daya tarik meski telah berusia puluhan tahun.
Selain faktor kenangan, lagu-lagu lawas umumnya dikenal memiliki lirik yang mudah dipahami dan melodi yang mudah diingat. Hal inilah yang membuat karya-karya musik dari masa lalu tetap relevan dan nyaman didengar hingga sekarang. Bahkan, sejumlah lagu klasik terus mencatat angka pemutaran yang tinggi di berbagai layanan streaming musik.
Laporan terbaru dari IFPI, organisasi yang mewakili industri rekaman global, menunjukkan bahwa pertumbuhan layanan streaming membuat katalog musik lama semakin mudah diakses oleh pendengar dari berbagai usia. Hingga 2025, jumlah pelanggan layanan streaming musik berbayar dunia mencapai lebih dari 837 juta pengguna, membuka peluang lebih besar bagi lagu-lagu lawas untuk ditemukan kembali oleh generasi baru.
Menariknya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa saat menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian, masyarakat cenderung kembali mendengarkan musik yang familiar. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Humanities and Social Sciences Communications menemukan adanya peningkatan signifikan dalam konsumsi lagu-lagu lama karena musik nostalgia mampu memberikan rasa nyaman dan kedekatan emosional bagi pendengarnya.
Popularitas musik nostalgia juga terlihat dari maraknya lagu-lagu lama yang kembali viral di media sosial. Bahkan grup musik legendaris seperti Dire Straits mengalami lonjakan popularitas di kalangan Generasi Z setelah beberapa lagunya digunakan dalam tren digital dan berhasil meraih miliaran pemutaran di platform streaming.
Menurut reddit.com, pengamat industri musik menilai fenomena ini menunjukkan bahwa kualitas sebuah lagu tidak ditentukan oleh usia karya tersebut. Di era digital saat ini, batas antara musik lama dan musik baru semakin tipis karena seluruh katalog musik dunia dapat diakses hanya melalui satu perangkat. Akibatnya, lagu-lagu nostalgia tidak hanya bertahan, tetapi juga terus menemukan pendengar baru dari generasi ke generasi.
Keberhasilan musik nostalgia bertahan di tengah perkembangan zaman membuktikan bahwa karya yang memiliki kekuatan lirik, melodi, dan emosi akan selalu memiliki tempat di hati pendengarnya, kapan pun dan di generasi mana pun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....