Kenapa Setir Mobil di Indonesia di Sebelah Kanan?

  • 17 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Saat melihat mobil di Indonesia, kita pasti sadar bahwa posisi setir berada di sebelah kanan. Sementara di banyak negara Barat seperti Amerika Serikat dan sebagian besar negara Eropa, setir justru berada di sebelah kiri. Perbedaan ini ternyata bukan sekadar desain kendaraan, melainkan berkaitan dengan sejarah, aturan lalu lintas, hingga pengaruh budaya kolonial.

Pengaruh Sistem Lalu Lintas

Indonesia menggunakan sistem berkendara di jalur kiri. Artinya, kendaraan berjalan di sisi kiri jalan. Karena itu, posisi setir ditempatkan di sebelah kanan agar pengemudi lebih mudah melihat kondisi jalan, terutama saat menyalip kendaraan di depan.

Sebaliknya, negara-negara Barat kebanyakan menggunakan jalur kanan. Maka posisi setir dibuat di sebelah kiri supaya pengemudi lebih dekat ke tengah jalan dan memiliki pandangan lebih luas.

Warisan Zaman Kolonial

Sistem lalu lintas di Indonesia dipengaruhi oleh Belanda pada masa penjajahan. Pada masa itu, Belanda menerapkan aturan berkendara di sisi kiri jalan di wilayah koloninya. Tradisi tersebut terus dipakai hingga sekarang meskipun Belanda sendiri kemudian mengikuti sistem jalur kanan seperti negara Eropa lainnya.

Selain Indonesia, beberapa negara lain seperti Jepang, Inggris, Australia, dan Thailand juga menggunakan sistem jalur kiri dengan setir kanan.

Faktor Keamanan dan Kenyamanan

Posisi setir disesuaikan dengan arah lalu lintas demi keselamatan. Pengemudi akan lebih mudah memperkirakan jarak kendaraan lain, melihat marka jalan, dan mengambil keputusan saat mendahului kendaraan.

Jika posisi setir tidak sesuai dengan sistem jalan yang digunakan, pengemudi bisa mengalami kesulitan melihat kendaraan dari arah berlawanan. Karena itu, mobil impor dari negara tertentu kadang perlu penyesuaian sebelum digunakan di Indonesia.

Kenapa Negara Barat Berbeda?

Banyak negara Barat memilih jalur kanan karena pengaruh sejarah militer dan perkembangan transportasi di Eropa serta Amerika. Ketika industri otomotif berkembang pesat, sistem tersebut menjadi standar di wilayah mereka. Akibatnya, mobil yang diproduksi di sana memiliki setir kiri.

Saat ini, sekitar dua pertiga negara di dunia memakai sistem jalur kanan dan setir kiri, sedangkan sisanya menggunakan jalur kiri dan setir kanan seperti Indonesia.

Perbedaan posisi setir mobil ternyata berkaitan erat dengan sejarah dan aturan lalu lintas di masing-masing negara. Indonesia menggunakan setir kanan karena kendaraan berjalan di sisi kiri jalan, sebuah sistem yang diwariskan sejak masa kolonial dan tetap dipertahankan demi keamanan berkendara.

Sumber : Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, world standards cooperation,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....