Prestasi Siswa SMAN 1 Manokwari Angkat Potensi Pangan Lokal Papua

  • 30 Sep 2026 13:30 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pesta Sinoli dan Torang Locavore 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Barat di Manokwari menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan potensi pangan lokal Papua. Dalam kegiatan tersebut, siswa SMAN 1 Manokwari berhasil menorehkan sejumlah prestasi melalui berbagai perlombaan.

Kepala SMAN 1 Manokwari, Lucinda Mandobar, mengatakan prestasi yang diraih para siswa merupakan hasil dari usaha dan proses yang dilakukan secara konsisten, termasuk melalui bimbingan dari para guru.

Menurutnya, SMAN 1 Manokwari berhasil meraih juara pertama lomba ide bisnis pangan lokal Papua melalui tim Parabliss. Selain itu, siswa sekolah tersebut juga meraih peringkat pertama dalam lomba cerdas cermat serta prestasi pada lomba jurnalistik atau fotografi.

“Anak-anak ini kami percaya bahwa apa yang mereka kerjakan adalah hasil usaha mereka dari hari ke hari. Saat mempersiapkan diri untuk lomba, mereka juga dibantu dan dibimbing oleh Bapak dan Ibu guru sehingga bisa meraih prestasi,” ujar Lucinda.

Ia mengatakan, prestasi tersebut diharapkan tidak membuat para siswa cepat berpuas diri. Sebaliknya, siswa didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi pada tingkat yang lebih besar.

Sementara itu, melalui lomba ide bisnis pangan lokal, tim Parabliss mengembangkan produk snack bar dengan memanfaatkan bahan pangan khas Papua, di antaranya ubi ungu, ubi kuning, sagu dan buah merah.

Lucinda menilai kegiatan yang diselenggarakan BI tersebut memberikan ruang yang sangat baik bagi pelajar untuk menuangkan ide bisnis sekaligus mengangkat potensi pangan lokal Papua.

“Kami berharap ide bisnis anak kami ini bisa menjadi bisnis yang dikembangkan. Sampai hari ini mereka sudah berusaha memproduksi, tetapi masih terbatas karena belum ada dukungan pembiayaan,” katanya.

Ia menjelaskan, para siswa telah melakukan berbagai tahapan pengembangan produk, termasuk uji coba, sehingga produk tersebut telah memiliki kelayakan untuk dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, pihak sekolah berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar usaha yang dirintis siswa dapat diproduksi dalam jumlah lebih besar.

Menurut Lucinda, pengembangan pangan lokal juga dapat menjadi langkah untuk mendorong generasi muda memiliki kemampuan berwirausaha sekaligus memperkenalkan bahan pangan khas Papua kepada masyarakat luas.

“Kami berharap ada pihak-pihak yang bisa mendukung usaha anak-anak kami sebagai pebisnis muda yang punya visi masa depan untuk mengangkat pangan lokal Papua, yaitu ubi ungu, ubi kuning dan sagu,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa yang dilakukan Bank Indonesia dapat terus dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu sekolah melihat lebih jauh potensi dan kemampuan siswa yang selama ini terus berkembang.

Lucinda menambahkan, prestasi siswa SMAN 1 Manokwari diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya, baik di tingkat SMA maupun SMK, bahwa generasi muda juga dapat mulai mengembangkan ide bisnis dan kreativitas sejak berada di bangku sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....