Apakah Ubur-Ubur Bisa Dikonsumsi? ternyata Ada Jenis yang Aman Dimakan

  • 19 Agt 2026 06:08 WIB
  •  Manokwari
Poin Utama
  • Ubur-ubur bisa dikonsumsi, tetapi hanya spesies tertentu yang memang digunakan sebagai bahan pangan.
  • Sekitar 40 spesies dilaporkan telah dipanen secara komersial untuk konsumsi.
  • Ubur-ubur umumnya membutuhkan proses pengolahan khusus, seperti penggaraman dan pengeringan.

RRI.CO.ID, Manokwari - Ubur-ubur selama ini lebih dikenal sebagai hewan laut yang membuat orang waspada karena sebagian jenisnya dapat menyengat. Namun, pertanyaan menariknya adalah, apakah ubur-ubur sebenarnya bisa dikonsumsi? Jawabannya, bisa, tetapi hanya jenis tertentu yang memang dapat diolah menjadi makanan dan proses pengolahannya harus dilakukan dengan benar.

Dilansir dari PubMed, Di sejumlah negara Asia, ubur-ubur telah lama menjadi bagian dari kuliner tradisional. Beberapa spesies diketahui dipanen secara komersial untuk kebutuhan pangan, termasuk jenis dari kelompok Rhopilema dan beberapa spesies lainnya. Penelitian menyebutkan bahwa sekitar 40 spesies ubur-ubur telah dimanfaatkan secara komersial sebagai bahan makanan.

Ubur-ubur yang dapat dimakan biasanya tidak langsung disantap begitu saja setelah ditangkap dari laut. Hewan laut ini perlu melalui proses pengolahan, seperti penggaraman dan pengeringan, untuk mengurangi kandungan air serta menghasilkan tekstur yang khas. Karena itu, membeli produk ubur-ubur dari sumber pangan yang terpercaya jauh lebih aman dibanding mencoba mengolah ubur-ubur liar sendiri.

Dari sisi kandungan, ubur-ubur memiliki kadar air yang sangat tinggi dan sejumlah spesies mengandung protein serta mineral dengan kandungan lemak yang relatif rendah. Meski demikian, nilai gizinya dapat berbeda-beda tergantung jenis ubur-ubur dan cara pengolahannya. Jadi, ubur-ubur bukan sekadar makanan unik, tetapi juga sedang diteliti sebagai salah satu sumber pangan alternatif.

Meski ada jenis yang aman dikonsumsi, bukan berarti semua ubur-ubur yang ditemukan di laut bisa langsung masuk ke piring. Kajian ilmiah mengenai keamanan konsumsi ubur-ubur masih menyoroti potensi risiko mikrobiologis, kimia, dan kemungkinan adanya kontaminan dari lingkungan maupun proses pengolahan. Oleh sebab itu, penting untuk tidak menangkap atau mengonsumsi ubur-ubur sembarangan tanpa mengetahui spesies dan keamanan produknya.

Jadi, jika ada yang bertanya apakah ubur-ubur bisa dimakan, jawabannya adalah ya, tetapi tidak semua jenis dan tidak boleh diolah sembarangan. Ubur-ubur yang dijual sebagai produk pangan telah melalui proses dan penanganan khusus agar layak dikonsumsi, berbeda dengan ubur-ubur liar yang kita temukan saat berada di pantai atau laut. Siapa sangka, hewan laut yang identik dengan sengatan ini ternyata juga bisa menjadi bahan kuliner yang unik dan bahkan berpotensi menjadi sumber pangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....