Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan Pelaku UMKM Kuliner di Manokwari

  • 10 Agt 2026 14:42 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Keterbatasan ketersediaan bahan baku menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pelaku usaha kuliner di Manokwari. Kondisi geografis membuat sebagian bahan untuk menu tertentu harus didatangkan dari luar daerah. Hal ini disampaikan oleh Pemilik UMKM Anris Food, Andi Rismawati, Senin, 10 Agustus 2026.

Ia mengatakan sejumlah bahan baku makanan Jepang dan Korea yang digunakan dalam produksinya belum tersedia di Manokwari. Karena itu, pihaknya harus melakukan pemesanan dari daerah lain.

Menurutnya, persoalan tidak berhenti pada proses pengadaan. Jarak pengiriman juga menjadi pertimbangan penting karena bahan makanan harus tiba dalam kondisi segar dan layak untuk diolah.

Andi menyebut waktu pengiriman melalui jalur udara dapat mencapai sekitar 18 hingga 20 jam. Sementara untuk bahan tertentu dalam jumlah besar, seperti daging salmon, pengiriman harus menggunakan kapal dengan fasilitas penyimpanan beku.

Proses tersebut membutuhkan penanganan khusus, termasuk pengurusan administrasi dan pemeriksaan di instansi terkait. Kondisi ini membuat biaya, waktu, serta risiko dalam pengadaan bahan baku menjadi lebih besar.

Meski menghadapi berbagai kendala, Anris Food tetap berupaya menjaga standar bahan baku sebelum sampai ke tangan konsumen. Kualitas bahan menjadi salah satu hal yang menurut Andi tidak boleh dikompromikan.

“Saya selalu pastikan ke karyawan ataupun diri saya, makanan yang harus sampai ke customer bagaimana dia harus layak dan betul-betul kualitas rasa dengan bahan baku yang dari awal sebelum diolah sampai dia diolah, dia harus tetap segar dan bagus,” katanya.

Ia menilai kemampuan menjaga kualitas di tengah kendala distribusi menjadi bagian penting dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan terhadap produk kuliner lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....