Pegadaian Dorong Inklusi Keuangan lewat Investasi Emas
- 08 Apr 2026 20:18 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – upaya mendorong inklusi keuangan di Papua Barat terus diperkuat melalui sinergi antara lembaga jasa keuangan dan regulator. Hal ini mengemuka dalam kegiatan penyerahan hadiah program Badai Emas oleh PT Pegadaian di Manowari.
Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua Barat, Ferdian Ario, menegaskan pentingnya inklusi keuangan agar seluruh lapisan masyarakat memikiki akses terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terjangkau.
"Inklusi keuangan menjadi salah kunci agar masyarakat tidak hanya menyimpan uang, tetapi juga mampu mengelola dan mengembangkannya melalui produk keuangan yang tersedia," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu instrumen yang kini semakin diminati adalah investasi emas, termasuk melalui produk tabungan emas yang di tawarkan pegadaian.
"Melalui tabungan emas, masyarakat bisa mulai berinvestasi dari nominal kecil. Ini sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang mulai mengenal investasi," jelasnya.
Menurutnya, program seperti Badai Emas tidak hanya memberikan hadiah kepada nasabah, tetapi juga menjadi sarana edukasi keuangan secara tidak langsung.
"Program ini bukan hanya soal hadiah, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin dekat dengan layanan keuangan formal," tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah V Suluttenggo-Malut-Papua PT Pegadaian, Maksum, menegaskan bahwa Pegadaian merupakan lembaga jasa keuangan yang terpercaya, khususnya dalam pembiayaan berbasis gadai.
"Pegadaian adalah lembaga yang terpercaya dalam pembiayaan jasa keuangan, khususnya gadai. Kami juga terus berkolaborasi dengan OJK sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam bertransaksi maupun berinvestasi," ujarnya.
Ia menambahkan, Pegadaian terus berinovasi dan memperluas layanan, tidak hanya pada transaksi gadai atau penitipan emas dan perhiasan, tetapi juga pada produk investasi seperti tabungan emas.
Maksum juga mengungkapkan sejumlah capaian strategi Pegadaian dalam beberapa waktu terakhir.
"Pada 28 Februari 2025, Pegadaian telah diresmikan sebagai Bank Emas pertama di Indonesia. Ini menjadi langkah besar dalam memperkuat ekosistem investasi emas di tanah air," jelasnya.
Lebih lanjut, Pegadaian kini telah memperluas jangkauan layanan ke tingkat internasional.
"Tanggal 30 Maret 2026, Pegadaian resmi go internasional dengan membuka cabang di Timor Leste," tambahnya.
Dengan berbagai inovasi dan ekspansi tersebut, Pegadaian diharapkan mampu semakin mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khusunya di Papua Barat.
Diakhir sambutannya, Maksum mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan secara optimal.
"Kami mengajak masyarakat untuk terus bersemangat dalam bertransaksi, baik melalui gadai maupun investasi. Pegadaian hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....