Penjualan Sepeda Motor Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh hingga Akhir 2026

  • 24 Agt 2026 07:47 WIB
  •  Manokwari
Poin Utama
  • AISI memproyeksikan penjualan sepeda motor domestik 2026 berada di kisaran 6,4–6,7 juta unit.
  • Penjualan pada Juni 2026 mencapai 515.136 unit.
  • Penjualan Juni tumbuh 7,45% secara bulanan dan sekitar 1,1% secara tahunan.

RRI.CO.ID, Manokwari - Pasar sepeda motor Indonesia diperkirakan masih memiliki tenaga untuk terus bergerak hingga akhir 2026. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI memproyeksikan penjualan motor domestik berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit sepanjang tahun ini. Proyeksi tersebut menunjukkan optimisme industri meskipun pasar tetap menghadapi sejumlah tantangan ekonomi.

Dilansir dari AISI, Optimisme tersebut juga didukung oleh tren penjualan yang kembali menguat pada pertengahan tahun. Pada Juni 2026, penjualan sepeda motor domestik mencapai 515.136 unit, naik 7,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh sekitar 1,1 persen secara tahunan. Pemulihan ini menjadi sinyal positif setelah penjualan pada Mei sempat mengalami pelemahan.

Secara kumulatif, pasar roda dua juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap sepeda motor masih cukup kuat. Sepanjang tujuh bulan pertama 2026, penjualan motor nasional tercatat sekitar 3,77 juta unit, atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut membuat target penjualan AISI hingga akhir tahun masih terbuka untuk dikejar.

Salah satu alasan pasar sepeda motor tetap bertahan adalah perannya yang masih sangat penting sebagai alat transportasi sehari-hari dan penunjang aktivitas produktif masyarakat. AISI sebelumnya menyebut sepeda motor tetap menjadi pilihan transportasi yang dinilai efisien dan efektif untuk berbagai kebutuhan. Karena itu, permintaan tidak hanya bergantung pada kebutuhan mobilitas pribadi, tetapi juga aktivitas ekonomi seperti perdagangan, jasa, dan pekerjaan berbasis transportasi

Meski prospeknya cukup positif, industri sepeda motor tetap perlu menghadapi sejumlah tantangan sepanjang 2026. Kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, harga komoditas, cuaca, kebijakan pajak daerah, hingga dukungan lembaga pembiayaan dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli kendaraan baru. Dengan kata lain, pasar masih punya peluang tumbuh, tetapi pelaku industri tetap harus menjaga harga, produk, dan pembiayaan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Jika proyeksi AISI tercapai, penjualan sepeda motor pada 2026 akan kembali berada di atas level 6 juta unit dan melanjutkan tren pasar yang relatif kuat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai perbandingan, penjualan domestik sepanjang 2025 mencapai 6.412.769 unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi, meskipun jalannya tidak selalu mulus, pasar sepeda motor Indonesia masih diproyeksikan tetap stabil dan berpeluang tumbuh hingga akhir 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....