BRMP Pastikan Penangkaran Benih Jagung Sesuai Standar

  • 11 Agt 2026 08:54 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – BRMP Papua Barat memastikan penangkaran benih jagung di Kampung Macuan, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, berjalan sesuai standar produksi. Kepala BRMP Papua Barat, Dr. Abdul Syukur Syarif, S.P., M.P., melakukan pengecekan langsung sekaligus memberikan arahan teknis kepada petugas lapangan, Kamis 6 Agustus 2026.

Penangkaran benih jagung tersebut diinisiasi oleh Polda Papua Barat sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan produksi jagung di daerah. Pengecekan dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan setiap tahapan produksi benih berjalan sesuai ketentuan.

Saat ini tanaman jagung telah memasuki tahap pemangkasan daun atau pruning sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman. Tahapan tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap optimal sebelum memasuki proses berikutnya.

Sambil menunggu tahapan selanjutnya sekitar dua minggu, petugas melakukan pembersihan gulma di sekitar tanaman. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi persaingan dalam memperoleh unsur hara dan menjaga pertumbuhan tanaman.

Melalui kunjungan tersebut, Abdul Syukur memberikan penjelasan mengenai tahapan produksi benih jagung kepada petugas lapangan. Pendampingan teknis ini dilakukan untuk menjaga proses produksi sekaligus memastikan benih yang dihasilkan memenuhi standar mutu.

Pemantauan secara berkala dinilai penting karena kualitas benih sangat menentukan keberhasilan budidaya jagung pada tahap berikutnya. Benih yang bermutu diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas dan pengembangan komoditas jagung di Papua Barat.

Penangkaran tersebut diharapkan dapat menghasilkan benih jagung unggul yang mampu memenuhi kebutuhan petani di daerah. Ketersediaan benih bermutu juga menjadi bagian penting dalam memperkuat produksi pangan dan ketahanan pangan di Papua Barat.

Kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, pengembangan penangkaran benih jagung di Masni diharapkan dapat terus berkembang. Upaya ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat sektor pertanian dan mendorong kemandirian pangan di Papua Barat. (Sumber: BRMP Papua Barat).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....