Fenomena Alam Terjadinya Kilatan Cahaya Petir
- 20 Agt 2024 22:38 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Petir, fenomena alam yang menakjubkan namun berbahaya, sering muncul di tengah hujan badai, menciptakan kilatan cahaya yang menakutkan di langit. Terjadinya petir dipicu oleh pemisahan muatan listrik di dalam awan dan bumi, meskipun indah untuk dilihat, petir menyimpan bahaya yang bisa mengancam jiwa, terutama jika kita tidak mengetahui tanda-tanda peringatan sebelum disambar.
Petir kerap terjadi saat hujan badai, di mana awan gelap yang terbentuk memiliki muatan listrik yang terpisah, bagian bawah awan menjadi bermuatan negatif, sementara permukaan tanah mengumpulkan muatan positif. Ketika kondisi ini terjadi, petir muncul karena adanya saluran muatan tak terlihat yang menghubungkan bumi dengan awan, muatan positif di tanah bergerak cepat ke arah muatan negatif di awan, menyebabkan kilatan petir di langit.
Petir cenderung menyambar objek yang menonjol seperti pohon, karena muatan positif di tanah mencari jalur terpendek untuk mencapai muatan negatif di awan. Oleh karena itu, berteduh di bawah pohon selama badai sangat berisiko dan harus dihindari.
Bentuk zig-zag petir disebabkan oleh upaya muatan listrik untuk menghindari hambatan partikel di udara, terutama saat kelembaban tinggi. Proses ini mirip dengan mobil yang menghindari rintangan di jalan, yang menyebabkan jalur petir tampak berkelok-kelok di langit.
Petir juga dikenal karena suhunya yang ekstrem, mencapai hingga 28.000 derajat Celcius, jauh lebih panas daripada permukaan matahari, selain itu, ada tanda-tanda yang bisa kita waspadai untuk menghindari sambaran petir, seperti rambut yang berdiri, kulit terasa gatal, dan bau ozon yang khas. Mengenali tanda-tanda ini dan tetap berada di dalam ruangan selama badai petir adalah langkah penting untuk menjaga keselamatan.
(Sumber: Sainspop).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....