Misteri Lebah: Saat Koloni Memilih Ratu Baru

  • 06 Jan 2026 10:28 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Dilansir dari Sci Tech Daily, di dalam sarang lebah madu, ratu lebah memiliki peran penting: bertelur ribuan kali agar koloni tetap kuat. Namun terkadang, koloni lebah bisa menggulingkan ratu mereka sendiri dan memilih ratu baru. Perilaku ini disebut supersedure, dan ternyata bagian dari cara lebah menjaga kelangsungan hidup mereka.

Para ilmuwan dari University of British Columbia menemukan penyebabnya. Virus yang menyerang ratu bisa membuat ovarium ratu mengecil dan menurunkan jumlah telurnya. Selain itu, ratu yang lemah menghasilkan lebih sedikit feromon, yaitu zat kimia yang memberi sinyal kepada lebah pekerja bahwa ratu masih sehat dan produktif. Ketika feromon menurun, lebah pekerja mulai mengganti ratu.

Tindakan mengganti ratu bukan hal buruk di alam. Koloni yang mengganti ratu yang lemah tetap bisa bertahan hidup dan berkembang. Namun bagi peternak lebah, proses ini bisa menimbulkan masalah sementara, seperti berkurangnya produksi telur dan madu.

Penelitian juga menunjukkan solusi baru. Memberikan feromon sintetis yang meniru ratu sehat dapat membuat koloni lebih stabil dan menunda pergantian ratu. Temuan ini membantu peternak lebah mengelola koloni agar tetap produktif, terutama saat musim bunga atau penyerbukan tanaman penting.

Selain virus, parasit seperti tungau varroa juga memengaruhi kesehatan ratu. Memahami hubungan antara penyakit, feromon, dan perilaku koloni membantu menjaga lebah tetap sehat. Dengan begitu, peran lebah sebagai penyerbuk tanaman pangan tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....